MUI Usul Aliran Kepercayaan Dibuatkan KTP Khusus

kh-maruf-amin-3

PERCIKANIMAN.ID – – Majelis Ulama Indonesia (MUI) tetap menolak jika aliran kepercayaan dicantumkan pada kolom Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Kalau begitu disetarakan dengan agama, padahal maqom-nya beda,” ujar Ketua Umum MUI KH Ma’ruf Amin saat pertemuan dengan Kemenag dan Kemendagri di Kantor MUI, Jakarta, pekan kemarin.

Namun, ia menyatakan, pihaknya tidak keberatan jika aliran kepercayaan dicantumkan dalam Kartu Keluarga (KK) sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Tapi tetap tidak untuk KTP.

“Sampai di situ (KK) wabillahi taufik wal hidayah, selesai,” ungkapnya tegas, seperti dilansir hidayatullah.com, Senin (20/11/2017).

Kalaupun dicantumkan dalam KTP, Kiai Ma’ruf mengusulkan, untuk dibuat KTP khusus bagi penganut aliran kepercayaan. Dimana mengambil kaidah fiqh, katanya, terdapat pengecualian.

promooktober1

Menurut Kiai Ma’ruf, pembuatan KTP khusus akan lebih efisien ketimbang harus membuat KTP baru lagi untuk semua penduduk Indonesia karena adanya perubahan kolom identitas.

Sementara itu Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengaku kaget dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pencantuman aliran kepercayaan di KTP dan Kartu Keluarga (KK).

Menag juga mengaku heran, karena tidak biasanya Kementerian Agama (Kemenag) tidak dipanggil untuk diminta atau memberikan keterangan terkait isu atau poin dalam undang-undang yang diuji.

“Karena ini berkaitan kolom agama. Kami tidak tahu ini kebetulan atau ada pertimbangan lain, tapi faktanya seperti itu,” ujarnya.

Karenanya, Menag menegaskan, Kemenag tidak dalam rangka dukung-mendukung keputusan itu. Hanya saja, ia menyampaikan bahwa keputusan MK bersifat final dan mengikat.

Lukman juga mengimbau agar tidak terlalu jauh menafsirkan putusan tersebut. Hal itu terkait apakah dengan putusan MK nantinya Kemenag juga akan mengurusi aliran kepercayaan yang selama ini pelayanannya ada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Saya kok tidak sampai sana ya. Sebaiknya tidak terlalu jauh menafsirkan putusan MK, sesuai dengan amar putusannya saja,” pungkasnya.[ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

(Visited 23 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment