Tahapan Mendidik Sesuai Periode Perkembangan Anak

Anak Belajar Les 2

PERCIKANIMAN.ID – – Mendidik anak di zaman now tentu berbeda jika dibandingkan dengan zaman orangtua dulu. Seiring dengan perkembangan zaman maka dalam mendidik anak pun harus disesuaikan dengan kondisi kekinian. Seperti dikutip dari buku “ Mendidik Tidak Mendadak” tulisan Eny Sulistiani disebutkan bahwa dalam mendampingi anak, sebaiknya orangtua mengetahui tahapan perkembangan anak, yaitu sebagai berikut.

Pertama, Usia 0 – 7 tahun (imprint period)

Pada periode ini, anak hanya mendengar apa yang merekadengar serta melihat apa yang mereka lihat. Ia kemudianmengambil dan menyimpan semua yang ia lihat dan dengartersebut dalam pikirannya untuk ditiru dan dilakukan. Itulah mengapa balita cenderung meniru apa pun yang dikatakan dan dilakukan orangtuanya. Untuk itu, orangtua harus berhati-hati karena dirinya akan dijadikan contoh secara habis-habisan oleh anak. Anda tentu pernah mengalaminya, bukan?

Pada periode ini, anak sangat sugestif, seolah tidak ada filter yang menyaring informasi yang mereka terima, sehingga semua yang ia terima langsung diserap. Oleh karena itu, pada tahap ini,orangtua harus mengerti tentang mekanisme pikiran dan fungsi otak sehingga mampu mempertimbangkan setiap tindakan dan ucapannya karena akan memberikan warna pada diri anak. Orangtua harus mengerti bagaimana pikiran memproses informasi dan pengalaman yang dialaminya serta dampaknya dimasa depan anak.

Kedua, Usia 7 – 14 tahun (modeling period)

promooktober

Sebagian ahli berpendapat, rentang usia ini masih cukup sugestif untuk menerima sugesti sebagaimana periode usia 0-7 tahun. Dari pengalaman penulis, beberapa kasus anak yang bermasalah pada periode ini masih mudah untuk dibantu dengan cara terapi sugesti sambil melibatkan kedua orangtuanya.

Pada periode ini, anak mulai melakukan filterisasi. Filter yang ada di antara pikiran sadar dan pikiran bawah sadarnya, perlahan mulai terbentuk, namun belum cukup kuat.Pada rentang usia ini, anak mulai melihat keadaan sekitarnya serta perilaku orang-orang di sekelilingnya, terutama orangtua.

Mereka akan menilai lingkungan dan memilah mana yang mereka sukai dan akan mereka coba seolah mengetes, apa yang akan terjadi jika mereka melakukannya. Contohnya, anak yang mulai mencoba merokok karena melihat orangtua atau temannya merokok.

Pada tahap ini, sebaiknya orangtua mulai mengajak anak untuk berpikir maju, merancang masa depan, dan mulai mengajak anak membuat target dalam hidupnya.

Ketiga, Usia 14 – 21 (socialization period)

Rentang usia ini, sugesti terhadap pikiran bawah sadar tidak semudah pada dua masa sebelumnya. Filter yang ada pada pikiran anak mulai menguat, seiring bertambahnya referensi yang dimilikinya, pergaulan dan lingkungan yang ikut mewarnainya, dan doktrin orangtua yang ditanamkan kepadanya selama ini.

Periode ini adalah masa ketika anak mulai beranjak remaja, meningkat dewasa, dan mulai sangat dipengaruhi lingkungannya. Karena itulah, dua masa sebelumnya sangat menentukan bagaimana anak tersebut bersosialisasi dan menghadapi pengaruh lingkungannya.

Bila pada dua masa sebelumya, anak dibentuk dengan baik, maka ia akan melewati periode ketiga ini dengan aman. Bila orangtua sudah cukup menanamkan nilai-nilai positif, seperti kepercayaan diri dan konsep diri positif, maka saat anak menghadapi benturan-benturan dari lingkungannya, ia akan mampu menghadapinya.

Banyak keluhan datang dari orangtua yang merasa bahwa saat usia anak bertambah, komunikasi orangtua dan anak terasa semakin jauh, kurang akrab, atau kurang nyambung. Hal ini merupakan contoh bahwa proses kedekatan dengan anak memang harus dibangun sejak dini. Bila anak sudah biasa diajak berkomunikasi, sering diajak bertukar pikiran, selalu didengarkan suaranya dalam keluarga, maka masalah tersebut mungkin tidak akan terjadi. Membangun kedekatan adalah proses, tidak bisa instan. Karena itu, orangtua harus selalu mau belajar dan meningkatkan cara berkomunikasi dengan anak agar tercipta suasana komunikasi yang baik dalam keluarga. [ ]

 

Buku Mendidik Tidak Mendadak

5

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

972

(Visited 1 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment