Salahkah Istri Bekerja untuk Bantu Suami?

istri bekerja

Assalamu’alaykum, Pak Aam, alhamdulillah saya dan suami dikaruniai tiga orang anak yang sholeh, hanya saja suami saya berpenghasilan di bawah rata-rata. Pertanyaan saya, apakah saya salah bila bekerja karena ingin membantu suami atas ijin dan ridho suami?

 

Ya, tentu boleh kalau untuk meringankan beban. Walaupun sebenarnya seorang istri itu tidak memiliki kewajiban menafkahi keluarga. Maka, ada hal yang perlu diketahui oleh ibu-ibu, yaitu seorang suami wajib menafkahi istri dan anak, dalam surat Al-Baqarah ayat 233 jelas sekali yang wajib menafkahi keluarga itu adalah Ayah. Suami wajib menafkahi istri dan anak-anak dengan cara yang baik dan halal.

Nah, sekarang jika penghasilan suami anda tidak mencukupi dan akhirnya anda bekerja membantu suami atas ijin dan ridho suami, tentu itu adalah amal sholeh.  Itu berarti anda meringankan beban, apalagi beban keluarga. Yang tidak diperbolehkan adalah apabila suami mengeksploitasi istri. Sekarang banyak suami yang lebih mementingkan hobinya dan malah membiarkan istrinya bekerja.

Misal ada suami yang hobi modifikasi motor. Apabila uang yang ia gunakan adalah hasil jerih payah si suami sendiri tentu tidak apa-apa, yang parah apabila uangnya justru hasil kerja istrinya. Bahkan apabila sang istri sedang tidak punya uang malah suami yang marah-marah, itu namanya mengeksploitasi istri. Dan seorang istri yang dieksploitasi oleh suaminya, maka ia diperbolehkan untuk menggugat cerai karena ia sedang didzalimi. Dan membebaskan diri dari kedzaliman itu sesuatu yang dianjurkan. Dalam hadist dikatakan,

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tolonglah saudaramu yang berbuat zalim dan yang dizalimi.”Kemudian ada seseorang bertanya tentang bagaimana cara menolong orang yang berbuat zalim? Beliau menjawab, “Kamu cegah dia dari berbuat zalim, maka sesungguhnya engkau telah menolongnya.” (HR. Bukhari, no. 6952; Muslim, no. 2584)

promooktober1

Jadi, apabila ada seorang istri yang didzalimi oleh suaminya dan sang istri menggugat cerai itu agar suaminya terbebas dari perbuatan dzalim yaitu tidak menafkahi istri. Jadi kembali ke pertanyaan diatas, apabila anda ridho untuk bekerja, anda merasa tidak dieksploitasi, suami anda pun ridho, dan jelas untuk membantu perekonomian, tentu saja itu termasuk perbuatan mulia dan amal sholeh.

 

* Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 17 times, 4 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment