Keutamaan Membaca Surat Al Zalzalah

PERCIKANIMAN.ID – Kiamat adalah peristiwa yang pasti terjadi sebagai akhir dalam kehidupan yang fana ini. Keyakinan aakan terjadinya hari kiamat bukan hanya diyakini kaum muslimin saja melain juga orang-orang non muslim pun percaya akan terjadinya peristiwa hari kiamat. Tentu saja yang membedakan adalah keimanan dan sumber informasinya. Bagi orang yang beriman atau kaum muslimin informasi akan terjadinya peristiwa kiamat berdasarkan Al Quran dan Hadits. Sementara orang-orang non muslim alias orang kafir hanya berdasarkan cerita atau prediksi belaka.

Dalam Al Quran maupun Hadits banyak yang membahas atau menginformasikan tentang peristiwa hari kiamat yang sangat dahsyat ini. Salah satunya yang cukup lengkap adalah seperti yang diterkandung dalam Surat Al Zalzalah ;

Surat Al Zalzalah 1

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.

  1. Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat,
  2. dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandungnya,
  3. maka manusia akan bertanya, “Apa yang terjadi pada bumi ini?”
  4. Pada hari itu bumi menyampaikan beritanya,
  5. sesungguhnya Tuhanmu telah memerintahkan itu padanya.
  6. Pada hari itu manusia keluar dari kuburnya dalam keadaan berkelompok-ke-lompok, untuk diperlihatkan kepada mereka balasan semua perbuatannya.
  7. Maka, barang siapa mengerjakan kebaikan seberat żarrah, niscaya ia akan melihat balasannya,
  8. dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat żarrah, niscaya ia akan melihat balasannya.

 

Menanggapi hal ini  Abdullah bin Mas’ud mengatakan, bahwa ayat paling menentukan dalam Al Quran adalah ayat dalam Surah az Zalzalah. Sebab surat ini menginformasikan tentang hari kiamat yang cukup detail, keadaan manusia, akhir perjalanan manusia serta balasan yang akan diterima setiap manusia.

Sementara itu Ubay bin Ka’ab ra menanggapi surat ini menuturkan bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa membaca surah ini, seolah-olah membaca surah Al-Baqarah dan diberikan pahala sebagaimana orang yang membaca seperempat Al Quran.”

promooktober1

Abu Abdillah ra juga berkomentar tentang surah az-Zalzalah. Karena barangsiapa yang membacanya dalam shalat sunah, maka Allah tidak akan menimpakan keguncangan selamanya dan tidak akan mati oleh gempa bumi, petir, atau musibah-musibah dunia lainnya. Apabila mati, ia diperkenankan masuk surga.”

Menurut Abu Hurairah, Rasulullah SAW menamakan ayat ini sebagai al-ayah al-jami’ah (ayat yang menghimpun atau mencakup).

 

Sa’ad bin Abi Waqqash menceritakan sebuah peristiwa unik yang dialaminya. Suatu hari, seorang lelaki pengemis mencegatnya di tengah jalan untuk meminta derma. Saat itu, ia tidak membawa bekal sedikit pun, kecuali empat buah kurma. Lalu Sa’ad mengambil dua di antaranya untuk diberikan kepada pengemis itu.

Awalnya, si pengemis mengulurkan tangannya. Ia menyangka, Sa’ad akan menyedekahkan sedikit bekalnya. Namun saat mengetahui dirinya hanya akan diberi dua buah kurma, ia langsung mengepalkan tangannya sebagai isyarat menolak pemberian kecil itu.

Melihat itu, Sa’ad berkata, “Celakalah engkau? Padahal, Allah SWT saja menerima dari kami meskipun seberat dzarrah dan batu pasir, sementara engkau menolak pemberian dua buah kurma!”

Demikianlah keutamaan Surat Al Zalzalah yang menginformasikan akan terjadinya peristiwa hari kiamat. Sepatutnya orang beriman segera menyiapkan bekal untuk menuju ke alam keabadian sebab jika hari kiamat telah datang maka taubat sudah tidak Allah Swt terima. [ ]

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

(Visited 14 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment