Bolehkah Khatib Jumat Menggerakkan Tangan Saat Khutbah?

dai ceramah mimbar

Assalamu’alaykum. Pak Aam, dalam beberapa kali saya shalat Jumat ada khattib yang salamnya lengkap ada yang diawal saja. Bagaimana salam pembuka khutbah Jumat, apakah assalamu’alaikum saja atau diteruskan dengan kalimat warrahmatullahi wabarakaatuh? Bolehkah seorang khatib memperagakan tangannya ketika sedang berkhotbah?. Mohon penjelasannya. ( Ghufron by email)

 

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb.  Iya saudara Ghufron dan sahabat-sahabat sekalian terkait dengan khutbah Jumat ini kita tentnya merujuk dengan apa yang dilakukan oleh Rasulullah biasanya diawalidengan salam. Hal ini seperti yang disampaikan Ja bir r.a. yang berkata,

 

“Rasulullah apabila naik mimbar, beliau mengucapkan salam.” ( H.R. Ibnu Majah)

 

Salam yang diucapkan khatib kepada ma’mum merupakan doa keselamatan yang biasa diucapkan oleh Rasulullah Saw. Adapun pengucapan salamnya boleh assalamu’alaikum saja atau boleh dilengkapi dengan warahmatullahi wabarakaatu karena dalam keterangan di atas tidak dijelaskan ucapan salamnya itu lengkap atau tidak.

 

Jadi, kita diberi kebebasan untuk melafazkannya secara lengkap atau hanya sebagian. Seorang khatib boleh memperagakan tangannya ketika berkhotbah, bahkan Rasulullah mencontoh kan khotbah Jumat dilakukan dengan suara yang lantang bagaikan komandan perang yang sedang memimpin pasukannya. Jabir  bin‘Abdullah r.a. berkata,

 

Biasanya, bila Rasulullah berkhotbah, kedua matanya merah, suaranya lantang, dan semangatnya berkobar tinggi, bagaikan seorang panglima perang sedang memberi komando pada bala tentaranya.” ( H.R. Muslim) 5

 

 

Kesimpulannya, khatib dianjurkan untuk mengucapkan salam saat naik mimbar karena Rasulullah Saw. mencontohkannya. Ucapan salamnya boleh hanya dengan assalamu‘alaikum, boleh juga lengkap dengan warahmatullahi wa barakaatuh. Khatib pun boleh memperagakan tangannya saat berkhutbah.  Namun khatib tidak boleh atau dilarang menyampaikan atau bergerak yang dapat membuat jamaah tertawa, seperti melucu atau isi khutbah yang bersifat guyonan. WallahuA’lam. [ ] 769

 

 

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

 

(Visited 5 times, 3 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment