Cara Shalat Jamak Takhir

Assalamu’alaykum. Pak Aam, mohon penjelasan tentang shalat yang dijamak. Kalau kita mau menjamak shalat dzuhur pada waktu ashar, mana yang pertama dilaksanakan? Dzuhur dulu atau ashar terlebih dahulu? (Supartini via email)

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Begini Bu Supartini dan para pembaca yang budiman, kalau anda mau melakukan jamak ta’khir, dimana dzuhur digabung dengan ashar, kita lihat ketika Rasul melakukan jamak ta’khir ketika beliau sedang berhaji. Rasul wukuf di Arafah, selesai wukuf beliau berangkat ke Muzdalifah lalu beliau menjamak ta’khir shalat maghrib dan isya di Muzdalifah. Yang beliau lakukan adalah melaksanakannya sesuai dengan urutan shalat, yaitu shalat maghrib terlebih dahulu, lalu beliau qomat lagi, setelah itu melaksanakan shalat isya dua rakaat.

Jadi kalau kita melakukan jamak ta’khir, ikuti sesuai dengan urutan shalat. Misal anda mau menggabung dzuhur dengan ashar, maka shalat dzuhur dulu baru laksanakan shalat ashar. Sayapun tidak begitu paham dengan orang yang mengatakan, jika menjamak ta’khir maka shalatlah sesuai dengan pemilik waktu, yaitu apabila menjamak maghrib dan isya pada waktu isya, maka yang lebih dulu dilakukan adalah shalat isya.

Kalau menurut saya tidak demikian, jika kita membaca apa yang dilakukan oleh Rasul karena itu jelas hadistnya shahih dari Imam Bukhari. Jadi sederhana sekali, lakukan sesuai dengan waktu shalat. Itu yang paling mudah.

Terkait dengan bab shalat ini Anda atau sahabat-sahbata sekalian dapat membaca buku saya yang berjudul “SUDAH BENARKAH SHALAT?” dimana didalamnya dijelaskan atau dibahas tentang hukum shalat berikut dalilnya serta tata cara pelaksanaannya sehingga mudah untuk dipahami.Wallahu’alam bishawab.[ ]

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 17 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment