Pentingnya Status Gizi Sebelum Menikah

PERCIKANIMAN.ID – –  Sepasang calon pengantin biasanya sudah mulai disibukkan dengan mempersiapkan segala keperluan pernikahan. Mulai dari persiapan fisik, psikis, ekonomi, dan tentunya ilmu agama. Menjalani tes kesehatan reproduksi pun dilakukan untuk mendapatkan keturunan. Tapi, masih sedikit orang yang belum memperhatikan apakah pasangan saya ini status gizinya baik atau malah kurang?.

Status gizi yang baik sangat diperlukan jika pasangan ini berniat untuk segera memiliki anak. Untuk memiliki anak yang sehat dan bergizi baik, orangtua perlu memperhatikan kecukupan gizi dalam dirinya terlebih dulu sejak sebelum menikah.

Gizi pranikah merupakan suatu cara untuk memperhatikan status gizi calon pengantin demi tercapainya keluarga yang sehat dan keturunan yang berkualitas. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa menikah adalah salah satu cara untuk memperoleh keturunan. Oleh karena itu baik calon pengantin wanita maupun pria perlu memperhatikan status gizinya masing-masing sebelum memasuki jenjang perkawinan. Di nukil dari laman linisehat.com Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pernikahan

  1. Timbang berat badan kamu dan pasanganmu

Berat badan terlalu gemuk dapat mengakibatkan terjadinya penurunan kesuburan baik pada pria maupun pada wanita. Berat badan terlalu kurus dapat menyebabkan anak yang dilahirkan mengalami BBLR atau berat badan lahir rendah yang dapat berakibat kepada status gizi anak tersebut.

  1. Cek kadar Hb dan Asam Folat

Keduanya perlu diketahui untuk mengurangi resiko anemia (kurang darah) pada waktu kehamilan. Terpenuhinya kebutuhan asam folat dari sebelum kehamilan berfungsi dalam pembentukan otak dan saraf penyusunnya, sehingga kekurangan folat sebelum hamil dapat mengakibatkan terganggunya perkembangan otak dan intelejensi bayi yang dilahirkan. Pangan sumber folat diantaranya biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran hijau berdaun.

kalender percikan iman 2018
  1. Terapkan pola hidup sehat serta pola makan dengan gizi seimbang

Pola hidup yang sehat akan meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup yang lebih baik. Janganlah membiasakan bergadang agar metabolisme & regulasi tubuh dapat berjalan dengan baik. Terapkan pola makan dengan porsi karbohidrat, lauk hewani dan nabati, buah serta sayur,dan air mineral yang cukup dan seimbang.

  1. Konsumsi Makanan Sumber Zat Besi dan Zink

Perempuan disarankan untuk menjaga asupan zat besi agar terhindar dari anaemia. Asupan zink berhubungan dengan ovum yang lebih sehat dan sangat dibutuhkan untuk proses metabolik lainnya. Kecukupan zat besi dan zink sangat penting bagi calon ibu, karena kedua mineral tersebut dibutuhkan dalam jumlah yang tinggi saat kehamilan dan dapat berakibat fatal jika terjadi kekurangan.Pangan sumber zat besi diantaranya daging, ikan, telur, bayam, dan brokoli. Pangan sumber zinkantara lain daging, ayam, telur, susu, dan keju.

  1. Lakukan vaksinasi sebelum menikah

 Vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan penyakit setelah menikah yang bisa tertular dari pasangan maupun akan diturunkan kepada anak. Seperti, kanker serviks, campak dan tetanus.

Mengingat akan pentingnya menjaga status gizi yang baik sebelum menikah. Oleh karena itu sebagai calon pengantin sudah selayaknya kita memperhatikan asupan makanan dan menjalani pola hidup sehat demi tercapainya kualitas hidup dan generasi penerus yang lebih baik. [ ]

 

BACA JUGA: Pentingnya Belajar Rumah Tangga Sebelum Menikah

 

Red: tami

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment