Pandangan Islam Tentang Orang Indigo

Assalamu’alaykum.Pak Aam, saya mau bertanya, apakah orang indigo itu ada? Jika ia, bagaimana menurut pandangan Islam yang kata mereka bisa melihat yang ghaib? (Santi by email)

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya bu Santi dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Begini, di masyarakat kita dikenal dengan istilah orang indigo, dan lebih banyak anak-anak. Indigo itu anak atau orang yang bisa melihat atau merasakan makhluk ghaib. Kita ketahui bahwa Allah menciptakan banyak makhluk, diantaranya, manusia, jin, dan malaikat. Makhluk yang mirip dengan kita adalah jin, dari sisi kewajiban menjalani hidup. Ada ayat yang mengatakan,

 

Hai, anak cucu Adam! Jangan sampai kamu tertipu oleh setan sebagaimana setan telah mengeluarkan ibu bapakmu dari surga dengan menanggalkan pakaian keduanya untuk memperlihatkan aurat keduanya. Sesungguhnya, ia dan pengikutnya dapat melihatmu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya, Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman.” (QS.Al-A’raf: 27)

 

Dalam ayat tersebutkan Allah Swt menjelaskan, “Sesungguhnya, ia (jin) dan pengikutnya dapat melihatmu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka”.

Menjelaskan ayat ini para mufasirin ( ahli tafsir) menyatakan bahwa manusia pada hakikatnya tidak dapat melihat jin, yaitu pada bentuknya yang asli. Namun hanya bisa melihat penjelmaan jin dalm bentuk yang lain. Hal ini pun bisa dan telah terjadi pada zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam atau setelahnya.

Jadi prinsipnya, jin itu makhluk ghaib, ghaib itu ada tapi tidak bisa dilihat. Namun diakui ada orang-orang yang bisa merasakannya bahkan melihatnya, bagaimana dengan kasus seperti ini?

Begini, Ilmu Allah itu luas, kadang Allah menitipkan ilmu-ilmu tertentu, kemampuan tertentu pada orang-orang yang dikehendakinya. Orang indigo itu saya percaya memang ada. Tetapi sebenarnya ada dua hal.

Pertama ada yang tidak pernah ia pelajari, bisa karena keturunan maka dia memiliki kemampuan tersebut ini tidak masalah. Yang tidak boleh, kemampuan ini digunakan untuk kemusyrikan dengan membuka lahan bagi orang untuk bertanya kepada dia untuk meramal misalnya, ini diharamkan.

Kedua, yang berdosa apabila orang yang tadinya tidak memiliki kemampuan tersebut lalu ia sengaja belajar dengan amalan-amalan tertentu, dengan wirid tertentu, maka yang seperti ini dimanakan syirik. Dan Allah tidak akan mengampuni dosa syirik kalau terbawa mati.

Untuk itu saya menyarankan bagi saudara-saudara sekalian yang pernah belajar ilmu ini mesti taubat secepatnya kepada Allah, “sebelum kematian itu menjemputmu dan kamu tidak sadar bahwa kematian itu telah dekat.”

Bagi yang pernah belajar ilmu-ilmu seperti itu segeralah taubat kepada Allah, karena kalau terbawa mati, Allah tidak akan pernah mengampuninya. Jadi indigo itu ada yang haram karena sengaja belajar, ada yang tidak apa-apa karena keturunan dan tiba-tiba saja diberi kemampuan tersebut, namun tetap saja harus hati-hati karena bisa juga menjadi sumber kemusyrikan kalau digunakan untuk meramal dan untuk hal-hal yang syirik.

Terkait dengan pembahasan dunia jin ini saya sudah menulisnya dalam sebuh buku yang berjudul “MENELANJANGI STRATEGI JIN”. Didalamnya dibahas tentang fenomena dunia jin dan keterliban manusia berikut dalil-dalinya. Anda atau sahabat-sahabat sekalian dapat membaca dengan lebih detail dan jelas. Wallahu’alam bishawab.[ ]

Buku Menelanjangi Strategi Jin

 

 

BACA JUGA: Apakah Kesurupan Itu Nyata atau Hanya Ilusi ?

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

REKOMENDASI

Leave a Comment