Apakah Menelan ASI Istri Otomatis Jadi Mahram?

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz, apa yang harus saya lakukan kalau secara tidak sengaja saya menelan ASI (air susu ibu) istri ketika kami sedang berhubungan (intim). Apakah hal itu diperbolehkan dalam Islam atau diharamkan? Apakah saya otomatis menjadi mahram istri saya sendiri? Apa yang harus saya lakukan mengingat hal tersebut sudah terjadi (B by email)

 

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya bapak dan sahabat-sahabat sekalian yang dirahmati Allah. Kekhawatiran Anda beralasan mengingat ada sebagian pandangan ulama yang menyatakan bahwa siapa pun menelan ASI akan dianggap sebagai saudara sesusu yang menjadi mahram (haram dinikahi), baik kepada pemilik ASI tersebut, lebih-lebih kepada saudara sesusunya.

 

Hanya saja, pandangan seperti ini tidak cukup kuat mengingat mayoritas ulama hanya menghukumi saudara sesusu untuk usia bayi yang sedang dalam proses menyusui, yaitu hingga usia 2 tahun.  Berikut hadits yang bisa kita cermati,

 

“Sesungguhnya susuan itu hanyalah yang mengenyangkannya dari rasa lapar.” (H.R. Bukhari Muslim).

 

Artinya, susu yang diminum tersebut sifatnya mengenyangkannya dan yang bersangkutan tidak memiliki makanan selainnya. Tentunya, orang yang sudah dewasa tidaklah termasuk di dalamnya, terlebih lagi hadits ini menggunakan kata-kata hanyalah. (al Fiqhul Islami wa Adillatuhu)

 

Dengan kata lain, jika ada bayi yang sudah melewati usia 2 tahun terus menyusu pada seorang ibu susuan misalnya, maka bayi tersebut tidak dikatakan sebagai saudara susuan yang kelak menjadi mahrom pada ibu tersebut atau anak kandung dari ibu tersebut.

 

Hal serupa juga berlaku jika yang menelan ASI dari ibu tersebut adalah sang suaminya sendiri. Dalam konteks keintiman dan keharmonisan, hal tersebut mungkin justru menambah kehangan bercinta yang pada gilirannya boleh jadi akan menambah pundi-pundi kebaikan hubungan suami istri.

 

Terkait dengan permasalahan hubungan suami istri ini, saya dan dokter Untung sudah menulisnya dalam sebuah buku yang berjudul “ Cinta & Seks Rumah Tangga Muslim”. Didalamnya dibahas berbagai persoalan khususnya yang ada kaitannya dengan hubungan suami istri dalam rumah tangga. Pembahasannya sendiri dijelaskan secara ilmiah baik dari sisi medis maupun syar’i sehingga tidak terkesan jorok. Anda dapat membacanya dengan lebih jelas. Wallahu a’lam . [ ]

 

Buku Cinta dan Seks 2

BACA JUGA: Hukum Membayangkan Orang Lain Saat Hubungan Suami Istri

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

REKOMENDASI

Leave a Comment