Ini Sifat Teman Anak Yang Harus Diketahui Orangtua

Anak Main 7

PERCIKANIMAN.ID – – Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Manusia butuh orang lain termasuk seorang sahabat, sebab kehadiran sahabat dapat menjadi tempat berbagi suka dan duka. Sahabat atau teman terkadang mempunyai peranan dan kedudukan yang sangat penting dalam perjalanan hidup seseorang.

Bagi seorang muslim posisi atau kedudukan amatlah penting, sebab Rasulullah Saw saja memiliki sahabat yang sangat setia selama hidupnya. Rasulullah Saw memiliki banyak sahabat, namun sahabat yang paling banyak dikenal, diceritakan, dan setia adalah Abu Bakar as Sidiq, Umar bin Khotob, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Tholib.

Dalam perkara memilih sahabat, Islam sangat peduli dan mengatur umatnya. Sebab, menurut Rasulullah Saw, cerminan kepribadian seseorang tercermin dari siapa sahabat-sahabatnya. Untuk perkara ini Rasulullah Saw berwasiat dalam sabdanya,

Seseorang itu tergantung pada agama temannya. Oleh karena itu, salah satu di antara kalian hendaknya memperhatikan siapa yang dia jadikan teman“. (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi).

Berdasarkan hadits tersebut, maka sudah sepantasnya, seorang muslim memilih sahabat yang baik. Biasanya seorang sahabat dibangun sejak kecil yang dimulai dari tetangga rumah terdekat. Perkembangan sahabat berikutnya dimulai saat anak mulai sekolah sehingga jumlahnya bertambah.

donasi perpustakaan masjid

Sahabat sekolah biasanya mempunyai jarak yang lebih jauh dari sebelumnya yang hanya sebatas tetangga saja. Demikian juga dengan latar belakang termasuk karakter yang berbeda-beda. Jika buah hati sudah mempunyai sahabat yang jauh dan mungkin orangtua belum mengenalnya satu persatu maka akan menjadi bijak juga mengenal sifat dan perilaku sahabat anak.

Seperti yang telah dituntunkan dalam ajaran Islam maka inilah kriteria dalam memilih sahabat menurut Alquran dan hadits termasuk memperhatikan sahabat anak-anak:

 

  1. Selalu mengajak kepada kebaikan

Sebagian besar waktu anak dihabiskan bersama teman-temannya baik dilingkungan rumah maupun di sekolah. Untuk itu seorang sahabat harus bisa memberikan support positif kepada anak kita. Hal ini seperti yang di ingatkan Allah Swt dalam Alquran,

Sungguh, manusia berada dalam keru­gian,kecuali orang-orang beriman dan mengerjakan kebajikan, serta saling mena­sihati untuk kebenaran dan kesabaran.” ( QS.

 

  1. Menjaga ucapannya

Ucapkan adalah satu satu cermin dari hati. Untuk itu teman yang baik harus senantiasa menjaga lisannya. Seperti yang disabdakan Rasulullah Saw,

 

Mukmin yang paling sempurna imannya adalah mukmin yang paling baik akhlaknya.” (HR. Abu Dawud dan Aat-Tirmidzi).

Dalam hadits lain juga disebutkan bahwa seorang muslim itu selamat dari lisan dan tangan muslim yang lain. Seorang muslim diperintahkan untuk menjaga perbuatan dan perkatan. Dalam berkata, diperintahkan bicara yang baik dan tidak membiacara aib orang lain atau bergosip (ghibah). Orang yang ghibah diibaratkan sebagai orang yang tega memakan daging (bangkai) saudaranya.

 

  1. Rajin ibadah dan tidak berbuat maksiat

Allah Swt menciptkan makhluknya yakni dari golongan jin dan manusia adalah beribadah kepada-Nya. Allah Swt berfirman yang artinya,

Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.” (QS.Adz-Dzaariyaat: 56)

Salah satu ibadah yang diwajibkan oleh Allah Swt adalah ibadah shalat maka dari itu seorang sahabat yang baik bukan hanya mengingatkan untuk urusan dunia melainkan juga urusan akhirat yakni shalat. Shalat adalah ibadah yang telah ditentukan waktunya,

Sabarkanlah dirimu bersama orang-orang yang berdoa kepada Allah, pada waktu pagi dan petang, (yang mereka itu) menginginkan wajah-Nya.” (QS. Al-Kahfi : 28).

Imam Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan maksud ayat ini yaitu, “Duduklah bersama orang-orang yang mengingat Allâh, senang berdzikir dan memohon pada-Nya di waktu pagi dan petang di antara hamba-hamba Allâh, baik mereka itu orang-orang miskin atau orang-orang kaya, baik mereka itu orang-orang kuat maupun orang-orang yang lemah.”

 

  1. Menyayangi sahabatnya dalam suka dan duka

Kondisi seorang sahabat atau teman tidak selamanya dalam kondisi yang menyenangkan. Namun terkadang dalam masanya ia mengalami kesusahan dan kesempitan. Untuk itu seorang sahabat yang baik tidaknya hadir disaat ada kebahagiaan melain juga menghidur dan hadir saat ia mengalami kesusahan. Dalam haditsnya Rasulullah Saw bersabda,

Perumpamaan orang-orang beriman dalam cinta dan kasih sayang di antara mereka bagaikan tubuh yang satu, apabila ada anggota (tubuh) yang merasa sakit, maka seluruh anggota yang lainnya merasa demam dan tidak bisa tidur.” (HR.Bukhari)

Dalam hadits yang lain Rasulullah Saw berpesan,

Tidak sempurna iman salah seorang dari kalian sampai dia mencintai saudaranya seperti mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Demikian beberapa karakter atau sifat dari teman atau sahabat anak-anak kita yang harus diperhatikan. Fakta juga menunjukkan begitu besar atau dominannya peran seorang teman dalam membentuk jalan hidup seseorang. [ ]

 

BACA JUGA: Tips Menumbuhkan Sikap Sportif Pada Anak 

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment