Wajibkah Mengikuti Organisasi Keagamaan?

ormas islam

Pak Aam, seperti yang kita ketahui di Indonesia itu banyak organisasi Islam, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al-Irsyad, dll. Yang ingin saya tanyakan, apakah seorang muslim di Indonesia wajib memilih salah satu organisasi islam tersebut? Mohon penjelasannya. (Nina via email)

 

Baik Bu Nina dan para pembaca sekalian, organisasi keislaman itu adalah lembaga dakwah. Dakwah yang bagus itu yang dikoordinir secara berjamaah. Karena ada ayat yang mengatakan, “Allah menyukai orang-orang yang berjuang dijalan Allah secara bershaf-shaf seperti bangunan yang kokoh.”

Kata bershaf-shaf itu berarti tidak sendirian. Jadi, bangunan itu kan terdiri dari beberapa unsur, ada batu, bata, semen, kusen, atap, dan seterusnya. Jadi, Allah itu menyukai orang-orang yang berjihad dan berjuang di jalan Allah itu bershaf-shaf tidak sendirian. Karena berjuang sendiri dibanding dengan berjamaah, jauh lebih bagus berjamaah.

Nah, wujud berjuangnya itu bermacam-macam. Bisa dalam bentuk yayasan, seperti Yayasan Percikan Iman, Yayasan Istiqomah, Yayasan Salman, itu tujuannya adalah berjuang membela Islam. Ada lagi yang lebih besar dari yayasan, yaitu ormas Islam atau organisasi kemasyarakatan yang bernuansa agama, seperti Nahdhlatul Ulama, Persatuan Islam, Muhammadiyah, Al-Irsyad, dll.

BACA JUGA : Inilah Beberapa Aliran Sesat Yang Hikin Heboh

promooktober1

Sebenarnya organisasi-organisasi keagamaan itu dari mulai yang terkecil seperti kumpulan majelis taklim, yayasan sampai yang besar itu tujuannya satu, untuk berjuang di jalan Allah. Mereka harus bersatu, seperti bangunan yang kokoh, tapi bershaf artinya rapi, sistematis, terencana, layaknya sebuah organisasi.

Jadi sebenarnya kita dianjurkan, nah apakah anda harus memilih salah satu? Itu kembali pada selera anda. Ada yang sukanya aktif di DKM dekat rumah, ada pula yang senang aktif di yayasan yang ada di sekolahnya, ada lagi yang inginnya aktif di organisasi besar, itu silahkan saja. Yang penting semua orang Islam berkomitmen ingin membela agamanya dengan kadar kemampuannya masing-masing. Karena seorang muslim itu dituntut untuk beritikad memantapkan diri ingin membela agama Allah sesuai dengan kadarnya masing-masing.

Ada anak muda yang berjuang membela Islam dengan membuat rumah singgah untuk anak-anak tidak mampu, anak-anak itu dibina dan dididik. Contoh lain adalah wakaf qur’an, ini juga termasuk salah satu bentuk jihad, membela agama Allah dengan cara bagaimana Al Qur’an itu disosialisasikan di masyarakat. Dalam arti hidup membela agama bersama-sama. Nah yang mengelola titipan wakaf pun tidak sendirian, pasti ada tim yang bersama-sama mengelola dan mengajak orang-orang.  Kenapa ada program seperti itu? Tujuannya adalah ingin membela agama Allah semasa hidup kita dan sebisa kita.

Ada juga seorang guru pelajaran umum tetapi dia masukan nilai-nilai agama pada muridnya, itu sudah termasuk berjuang menegakkan ajaran Allah. Intinya adalah, “bila kamu membela agama Allah, maka Allah akan menolong kamu.” Dan kita harus yakin akan hal ini, bahwa dimanapun kita berada, Allah akan menolong kita.
Editor : Candra

* Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

BACA JUGA : Bagaimana Cara Mendeteksi Pengajian Menyimpang

REKOMENDASI

Leave a Comment