MUI: Dalam Keadaan Darurat Vaksin Haram Diperbolehkan

PERCIKANIMAN.ID – – Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Hasanuddin mengatakan bila penyakit berdampak buruk maka vaksinasi dan imunisasi menjadi wajib bila dalam keadaan darurat. Hal ini diungkapkannya saat ditemui di Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat Jakrta.

Hasanuddin mengatakan bila dalam keadaan darurat vaksin yang haram diperbolehkan. Dia menambahkan namun bila ada vaksin yang halal, vaksin yang haram tidak diperbolehkan.

“Pada dasarkan vaksinasi atau imunisasi itu boleh dalam Islam bahkan bukan hanya boleh bahkan bisa menjadi wajib jika tanpa imunisasi atau vaksinasi penyakit menjadi berat. Namun ada syarat lagi yakni vaksinasi tersebut harus menggunakan vaksin yang halal,”jelasnya seperti dilansir republika co.id, Sabtu (14/10/2017).

Ia menambahkan dalam keadaan darurat vaksin yang masih berstatus haram boleh digunakan jika mengingat akibat tanpa vaksin maka akan timbul penyakit yang lebih besar dampak buruknya.

“Selama vaksin yang halal belum ada maka dalam keadaan darurat boleh menggunakan vaksin yang masih haram sekalipun,”imbuhnya.

Namun demikian dirinya menegaskan jika vaksin yang halal sudah tersedia maka tidak boleh lagi menggunakan vaksin yang haram.

“Misalnya vaksin meningitis jika yang halal sudah ada maka vaksin yang haram menjadi tidak boleh digunakan,”pungkasnya. [ ]

 

BACA JUGA: Hukum Imunisasi Menurut Islam

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

REKOMENDASI

Leave a Comment