Hukum Menyanyi Dengan Alat Musik

Gitar nyanyi

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz mohon penjelasannya, bolehkah kita  bernyanyi atau nasyid dengan diiringi alat musik?Sebab kata teman bernnyanyi termasuk nasyid tetap dilarang karena bisa melalaikan hati. Terima kasih (Ivan by email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb . Iya Pak Ivan dan sahabat-sahabat sekalian bernyanyi atau bernasyid dengan alat musik atau akapela, apabila tidak mengandung unsur-unsur dosa dan maksiat tidak dilarang. Silakan simak keterangan berikut,

promooktober1

Aisyah r.a. menceritakan bahwa ayahnya, Abu Bakar, pernah masuk ke rumahnya. Di dalam rumah, ada dua gadis yang menyanyi dan memukul gendang pada hari Idul Adha, sedangkan Nabi saw. menutup wajah dengan pakaiannya, diusirlah dua gadis itu oleh Abu Bakar. Lantas Nabi membuka wajahnya dan berkata kepada Abu Bakar, “Biarkan mereka itu hai Abu Bakar, sebab hari ini adalah hari raya, yaitu hari bersenang-senang.” (H.R. Bukhari dan Muslim).

Dalam hadis ini Nabi Saw. menegur Abu Bakar yang mengusir dua gadis yang sedang bernasyid dengan menggunakan gendang (alat musik). Hal ini menunjukkan bahwa bersenandung nasyid dengan menggunakan alat musik tidak dilarang.

 

Ulama kontemporer seperti Sayyid Quthb menyebutkan sejumlah rambu mengenai masalah nasyid atau seni suara yang diiringi alat musik. Di antaranya,

  1. Nyanyian tersebut tidak bertentangan dengan etika dan ajaran Islam. Apabila nyanyian-nyanyian tersebut penuh dengan pujian terhadap kemaksiatan dan menganjurkan orang untuk maksiat, menyanyikan dan mendengarkan lagu tersebut hukumnya haram.
  2. Bisa saja liriknya tidak mengandung maksiat, namun kalau cara menyanyikannya bertentangan dengan etika Islam, misalnya melakukan gerakan-gerakan erotis, hukumnya juga haram.
  3. Nyanyian yang tidak mengandung maksiat (halal) bisa menjadi haram kalau dilakukan secara berlebihan. Seorang ahli hikmah pernah berkata, “Tidak pernah saya melihat suatu perbuatan yang berlebih-lebihan, melainkan dibalik itu ada suatu kewajiban yang terbuang.” Karena itu, nyanyian yang berlebihan hingga melalaikan kewajiban-kewajiban, hukumnya haram.

 

Memperhatikan apa yang disampaikan Sayyid Quthb, menurut hemat saya bahwa alat musik itu sesungguhnya netral, yang menentukan haram atau halalnya bukan pada alat musiknya, tetapi sangat bergantung pada liriknya. Kalau liriknya mengandung maksiat, menyanyikannya baik dengan alat musik ataupun tanpa alat, hukumnya haram. Namun, kalau liriknya tidak mengandung kemaksiatan, kita boleh menyanyikannya baik pakai alat musik ataupun tanpa alat. Wallahu A’lam. [ ]

 

BACA JUGA: Hukum Menggambar Binatang 

 

BACA JUGA: Hukum Merokok Di Masjid

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

 

 

(Visited 1 times, 10 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment