Cara Menyadarkan Suami untuk Sholat

shalat

Assalamu’alaykum Wr.Wb , Pak Aam. Bagaimana cara yang paling efektif mengingatkan suami agar dia mau shalat dan bagaimana menyikapinya? Saya sudah tidak sanggup berumah tangga dengan suami karena ia susah diajak ke dalam kebaikan. Mohon Pencerahannya Ustadz. (Anonim)

 

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb, Ibu yang dirahmati Allah. Tugas kita adalah mengingatkan, suami mau berubah atau tidak itu bukan wilayah kita. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya:

Sungguh, kamu tidak dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu cintai, tetapi Allah memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya. Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk” (Q.S.Al-Qasas:56)

Jadi, jika ibu mempunyai suami yang susah diajak untuk shalat, teruslah ajak dan doakan sampai kapanpun bahkan sampai kita meninggal. Mengajak pun harus santun, Allah berfirman yang artinya :

Serulah manusia pada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pengajaran baik dan berdebatlah dengan mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya, Tuhanmu, Allah yang lebih mengetahui siapa yang sesat dari jalan-Nya dan Allah yang lebih mengetahui siapa yang mendapat petunjuk” (Q.S.An-Nahl:125)

donasi perpustakaan masjid

Jangan sampai kita lelah untuk selalu mengingatkan dan mendoakan suami kita agar diberi hidayah oleh Allah untuk berubah. Jika ia berubah,Alhamdulillah. Jika tidak berubah, kita terus saja berusaha mengajaknya dengan santun. Allah berfirman yang artinya:

“….dan tidak takut pada makian orang yang suka mencela….” (Q.S.Al-Maidah:54)

Hal ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Nabi Muhammad berdakwah yang disetiap tausiah/ceramahnya beliau dilempari batu sampai terkena pelipisnya sampai berdarah-darah. Tapi, yang keluar dari lisan beliau ialah “ Ya Allah, berilah hidayah pada kaumku, karena sesungguhnya mereka belum mengerti”.

Tugas kita hanya menyampaikannya sampai Allah memberikan hidayah atau sampai kita mati, karena ini adalah tugas hidup. Tugas hidup akan berakhir, sampai ajal menjemput kita. Allah berfirman yang artinya:

sembahlah Tuhanmu sampai ajal menjemputmu” (Q.S.Al-Hajr:99)

Kita ini tidak selamanya bisa merasakan ikhtiar kita. Tugas manusia itu hanya berikhtiar dan berdoa, lalu bertawakal kepada Allah. Lakukanlah yang terbaik. Wallahua’lam.

Editor : Candra

* Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 2 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment