Hukum Membagikan Uang Saat Hari Raya

Memberi uang 1

Assalamu’alaykum.Pak Aam, bagaimana hukum membagi-bagikan uang ke anak-anak di hari raya idul fitri, apakah itu ada contohnya dari Rasulullah? (Dini via email)

 

Wa’alaykumsalam. Wr.Wb. Iya,bu Dini dan sahabat-sahabat sekalian, dalam masyarakat kita ada budaya dan ritual ibadah yang harus dibedakan. Terkait dengan pertanyaan Anda sebenarnya ada bagian hadistnya itu umum, “Biasakan kamu membagi-bagi hadiah supaya kamu saling menyayangi.

Jadi kalau di Idul Fitri kita punya kebiasaan bagi-bagi hadiah pada keponakan, cucu, atau anak, ya itu salah satu bentuk yang dikatakan oleh Rasul. Jadi artinya kalau di moment tertentu misalnya saat lebaran anda memberi hadiah itu termasuk berbagi kebahagiaan. Biasanya anak-anak pada nunggu hadiah walaupun tidak seberapa tapi pada senang, nah rasa senangnya itu yang dicari. Apalagi dikita ada tradisi lebaran bagi-bagi uang baru, menurut saya tidak masalah.

Kalau anda bertanya apakah di zaman Rasul ada yang demikian, ya tidak ada. Tapi riwayat yang menyuruh agar kita berbagi itu banyak. Sama halnya seperti ada tidak mudik di zaman Rasulullah? Kota kelahiran Rasul di Mekkah dan beliau tinggal di Madinah, tapi ketika lebaran Rasul tidak pernah balik ke Mekah. Jadi kalau ditanya apakah mudik ada pada zaman Rasul, saya katakan tidak ada. Tetapi perintah bersilaturahmi ada. Dalam riwayat hadist Imam Tirmidzi dikatakan,

“Siapa yang keluar rumah tidak ada yang menggerakkan hatinya kecuali hanya ingin bersilaturahmi dengan saudaranya, sahabatnya, keluarganya, maka sejak dia keluar rumah sampai ia ke rumah lagi, berada dalam taman-taman surga.”

promo oktober

Hadist ini berbicara tentang keutamaan silaturahmi. Kalau saya pulang nengok orang tua saat lebaran, biasanya tiga jam, sekarang bisa sampai 12 jam, itu pahalanya lebih banyak lagi. Karena tidak ada yang menggerakkan hati kita kecuali ingin bersilaturahmi dengan keluarga, kalau begitu apanya yang salah?

 

BACA JUGA: Hukum Memberi Makan Ikan Dengan Bangkai

Ada orang yang begitu gampang bicara kalau bagi-bagi amplop saat lebaran itu haram. Kalau menurut saya justru tidak apa-apa. Karena sesuai dengan hadist, kita harus dibiasakan memberi hadiah agar saling mencintai. Jadi ternyata agama itu kalau terlalu letterlek bisa capek sendiri. Tanpa mengurangi rasa hormat, ada teman-teman kita yang kalau bicara agama terlalu letterlek. Ada yang bilang bagi-bagi amplop haram, mudik haram karena nabi tidak pernah melakukan hal tersebut.

Padahal yang namanya Idul Fitri itu kan ada dimensi ritual, ada dimensi budaya. Dimensi ritualnya ada shalat idul fitri dan zakat fitrah. Dimensi budayanya seperti mudik, tapi dalam dimensi budaya ini ada pula ritualnya yaitu silaturahmi. Jadi dimensi kultural seperti berbagi amplop itu dibingkai dengan agama yaitu saling memberi hadiah adalah sesuatu yang sangat mulia.

Jadi kita harus memahami mana wilayah kultural mana wilayah ritual. Kita pun jangan terlalu kaku berbicara agama, dan jangan pula terlalu longgar. Yang penting ketika berbicara agama, tetap berada di koridor ilmu. Pada prinsipnya urusan muamalah itu boleh. Sampai saya tidak mengerti akhir-akhir ini ada orang yang mengharamkan memakai tshirt karena Nabi memakai baju gamis. Nah dia lupa Abu Lahab yang ahli neraka pun memakai baju gamis. Yang seperti ini berarti tidak bisa membedakan mana Arab dan mana Islam.

Islam dan Arab tentu dua hal yang berbeda. Memang benar, Islam itu turun di Arab, tapi Arab itu bukan Islam. Gamis itu budaya Arab bukan Islam, yang Islamnya adalah menutup aurat. Yang ajaran Islamnya apa lagi? Yaitu tidak sombong. Bagi wanita dalam Islam wajib menutup aurat, tapi warna dan modelnya kan tidak diatur lebih lanjut. Rumusnya hanya tidak boleh menampakkan aurat. Wallahu’alam bishawab. [ ]

 

BACA JUGA: Hukum Operasi Kecantikan Menurut Islam

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

(Visited 1 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment