Hujan Lebat Pengeluaran Meningkat? Siapkan Dana Darurat !

PERCIKANIMAN.ID – – Bagi sebagian wilayah di Indonesia saat ini sudah memasuki musim penghujan. Saat musim hujan tiba terkadang disertai juga beberapa kebutuhan mendadak yang menghampiri untuk dipenuhi. Mulai dari membeli payung, jas hujan, beli sepatu sekolah untuk cadangan, biaya cuci mobil   hingga biaya perbaikan genteng yang bocor.

Selain perbaikan rumah bocor, saat musim hujan juga akan merepotkan dengan berbagai macam penyakit yang datang. Mulai dari flu, batuk hingga demam yang bisa menyerang karena kehujanan, kuman dan perubahan cuaca lainnya.

Dengan demikian saat musim seperti ini dibutuhkan strategi keuangan yang jitu agar tetap bisa membiayai kebutuhan darurat untuk renovasi hingga biaya berobat ke dokter dan segala kebutuhan yang tak terduga lainnya.

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan strategi yang paling jitu adalah menabung dan menyisihkan penghasilan bulanan sebesar 10% untuk biaya darurat seperti saat ini. Untuk hal itu dibutuhkan ketekunan dan niat yang kuat dari seluruh anggota keluarga khususnya orangtua.

“Strategi yang paling jitu dengan menyiapkan dana darurat 10% dari penghasilan bulanan untuk ditabung. Apalagi kita sudah bisa memprediksi ada kemungkinan-kemungkinan tersebut,” ungkap Andi  seperti dikutip dari okezone.

 

BACA JUGA: Media Sosial dan Pengembangan Keuangan Syariah 

 

Menurut Andi, angka 10% dari penghasilan bulanan adalah angka paling tepat. Tapi jika kebutuhan tidak terlalu banyak atau ada penghasilan lebih maka bisa menabung lebih dari 10%.

“Angka 10% itu adalah angka idealnya. Bisa lebih besar ataupun lebih kecil sesuai kebutuhannya. Dibalik itu moral dari tindakan tersebut adalah daripada kita terlena membelanjakan uang untuk membeli barang-barang yang bersifat konsumtif dan sebenarnya tidak terlalu urgent dan dibutuhkan. Lebih baik kita cadangkan karena kita paham ada siklus yang membuat kita memerlukan dana lebih pada masa-masa seperti ini,” tukasnya. [ ]

 

BACA JUGA: Mengatur Keuangan Keluarga Bagi Single Parent

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

REKOMENDASI

Leave a Comment