Hukum Operasi Kecantikan Menurut Islam

plastic surgeon or doctor with patient

Assalamu’alaykum.Pa Aam, bagaimana hukum bedah kosmetik yang semata-mata untuk kecantikan dan juga untuk penyempurnaan, misalnya bibir sumbing? Apakah boleh atau haram? Mohon penjelasannya. (Ning by email)

 

Wa’alaykumsalam Wr.Wb. Iya bu Ning dan sahabat-sahabat sekalian,harus kita akui dalam kemajuan teknologi saat ini segala sesuatu menjadi mudah termasuk masalah operasi kecantikan atau operasi plastik. Masalah ini tentu belum ada di zaman Rasul maupun sahabat meski demikian sebagai ajaran yang sempurna tentu Islam sudah memberikan rambu-rambunya.

Terkait dengan pertanyaan Anda ini setidaknya ada dua pendapat dalam masalah yang baru muncul di zaman modern sekarang ini. Pertama, ada ulama yang mengharamkannya secara mutlak. Mereka beralasan bahwa mengubah ciptaan Allah adalah terlarang. Pendapat ini merujuk pada firman Allah Swt,

“…  dan  aku (setan) akan suruh mereka (manusia) mengubah ciptaan Allah, lalu benar-benar mereka mengubahnya.” Barangsiapa yang menjadikan setan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia akan menderita kerugian yang nyata.” (Q.S. An-Nisaa’ : 119).

Pada ayat ini ada penegasan bahwa syetan akan menyuruh manusia mengubah ciptaan Allah. Jadi kalau muslimah melakukan bedah kosmetik berarti sudah berani mengubah ciptaan Allah. Inilah alasan pendapat pertama.

promooktober

Pendapat kedua, mengatakan bahwa bedah kosmetik demi kecantikan hukumnya halal atau boleh selama dikerjakan oleh dokter ahli yang professional dan  tidak mencelakakan diri. Ada dua alasan yang dijadikan dasar, yaitu :

Alasan pertama, merujuk pada sabda Rasululullah Saw : “Sesungguhnya Allah itu indah dan Allah menyukai keindahan”. (HR. Muslim).

Apabila bedah kosmetik itu untuk memperindah, lalu apa yang salah dengan bedah kosmetik bukankah Allah itu menyukai keindahan ? Ini alasannya.

 

BACA JUGA: Hukum Memakai Bulu Mata Palsu

 

Alasan kedua, dalam kaidah hukum fikih Islam berlaku rumus “Secara prinsip hukum duniawi itu boleh dilakukan kecuali ada dalil yang melarang“.

Bedah kosmetik adalah masalah duaniawi, tidak ada dalil yang secara tegas yang melarang untuk melakukan itu. Menurut hemat saya, selama bedah kosmetik itu dilakukan oleh dokter yang ahli dan profesional, tidak mencelakakan diri atau tidak mengundang mudharot, maka hukumnya boleh.

Untuk pembahasan ini saya sudah menulis dalam sebuah buku yang berjudul “FIKIH KECANTIKAN” , anda dan sahabat-sahabat dapat membaca lebih detail dan jelas. Sebab, didalamnya juga dibahas kasus-kasus berikut solusi seputar kecantikan wanita yang disertai dalil-dalilnya sehingga insya Allah tidak menimbulkan keraguan. Wallahu’alam. [ ]

Buku Fikih Kecantikan b

 

BACA JUGA: Bersahabat Dengan Jerawat, Begini Caranya

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment