5 Resep Anti Galau Bagi Kamu Yang Masih Lajang

Muslimah

PERCIKANIMAN.ID – – Mempunyai pasangan dan hidup berumahtangga dalam sebuah keluarga adalah dambaan kebanyakan orang. Sebab itulah sunatullahnya dimana Allah Swt menciptakan makhluknya hidup berpasang-pasangan sebagai sebuah karunia dan tanda-tanda kebesaran-Nya. Namun jodoh juga adalah rahasia-Nya sehingga ada yang sudah dipertemukan-Nya dan ada yang masih dirahasiakan-Nya alias hidup membujang atau lajang .

Hidup lajang juga sebenarnya bisa menyenangkan. Karenanya, ukhti berdua jangan terlalu bersedih. Tersenyumlah, sebab status lajang tidak membuat Ukhti menjadi serba-kekurangan. Meskipun benar, semua orang merindukan sebuah hubungan cinta, namun tidak ada alasan untuk tidak menjalani kehidupan normal yang dinamis.

Berikut sejumlah tips menjalani hidup lajang, namun tetap bahagia.

  1. Berpikir positif mengenai cinta.

Yakinlah bahwa cinta pasti akan menemukanmu. Kamu tidak perlu memusingkan status menikah atau lajang. Terpenting adalah kamu, mampu menjaga sikap agar tidak bertentangan dengan syariat Islam, menjaga diri dari fitnah, serta memiliki pola pikir yang positif.

Jangan merasa kesepian dan tidak dapat menemukan orang yang tepat yang bersedia untuk berteman. Lebih jauh lagi, suatu saat (insya Allah bila sudah waktunya) akan ada yang mau berkomitmen menjadikan kamu sebagai istrinya. Jika berpikir cinta tidak akan menemukanmu, maka hal itulah yang akan terjadi. Tetaplah pada koridor berpikir bahwa waktu ada dua, yaitu dunia dan akhirat. Jadi, tidak masalah apakah doa untuk dipertemukan dengan jodoh dikabulkan sekarang di dunia ini atau nanti di akhirat kelak.

promo oktober
  1. Selalu bersyukur atas keadaan yang tengah dijalani

Hal sederhana yang mampu mengubah hidup seseorang adalah dengan selalu bersyukur. Selalu bersyukur atas kenikmatan hidup, seperti menikmati sinar mentari pada pagi hari atau menghirup secangkir teh panas, akan berdampak positif pada diri ukhti.

Bila kamu berpikir tidak bisa bahagia bila sendirian, maka hal itulah yang akan terjadi. Perlu diingat bahwa kamu memiliki pilihan dalam mendefinisikan kebahagiaan. Senantiasa bersyukurlah atas udara segar yang dihirup setiap hari dan  menghargai pemandangan di sekitarmu. Salah satu hal terbaik menjadi lajang adalah kamu mempunyai waktu untuk introspeksi dan menemukan kebahagiaan sejati bersama cinta Allah Swt. Belajarlah menghargai yang ada di sekitarmu dan dekatkan diri kepada- Nya dengan membaca Al-Quran sesudah shalat, sebelum tidur, atau saat Tahajud.

  1. Sibukkan diri dengan kegiatan dalam lingkungan yang positif

Setelah sekian lama melajang, adakalanya kamu merasa sendirian dan tidak diperhatikan. Ini tentu berpengaruh pada kualitas hidupmu. Pasalnya,dirimu merasa akan mendapat perhatian bila menjalin hubungan dengan seseorang. Padahal, banyak orang di sekelilingmu yang tentu peduli padamu.

Umumnya, dalam suatu komunitas, sesama anggotanya memiliki hubungan yang sangat dekat sehingga antar-anggota akan saling peduli dan mendukung satu sama lain. Cobalah kamu aktif di lingkungan yang memiliki kesamaan interest, misalnya hobi yang sama. Dengan demikian, kamu dapat menikmati hidup tanpa stres serta dapat mengatur kadar emosi. Berpegang pada kemarahan dan menyalahkan keadaan hanya akan meracuni hidupmu.

 

BACA JUGA: Aturan Muslimah Dalam Berbusana

 

  1. Jangan terjebak masa lalu

Setiap orang tentu mempunyai masa lalu atau mungkin pernah merasakan patah hati. Namun, ini bukan berarti penghalang bagimu untuk menemukan cinta yang baru. Bila selalu terbayang dengan kenangan buruk masa lalu, kamu tidak akan mendapatkan kebahagiaan di masa yang akan datang.

Dari berbagai pengalaman yang pernah kamu jalani, buatlah daftar hal-hal yang diharapkan dan yang tidak diharapkan dari seorang pria. Dengan begitu, kamu akan lebih fokus menemukan pria idaman. Tapi, tetap jangan terlalu memaksakan diri untuk menemukannya hari ini atau dalam waktu dekat ini.

  1. Isi waktu untuk memenej diri sebaik mungkin

Sisi baik dari menjadi seorang lajang adalah memiliki banyak waktu untuk diri sendiri. Manfaatkan waktu tersebut untuk memperbaiki diri. Dengan status lajang yang disandang, kamu tidak perlu membayangkan hidup dengan pertengkaran, kecemburuan, dan kekecewaan dengan pasangan. kamu juga tidak harus pusing memberikan laporan keberadaanmu pada pasangan setiap saat.Nikmati saja keadaan ini dan bebaskan perasaanmu dari beban yang selama ini menghantui hati.

Pada saat lajang seperti ini, kamu dapat mengisinya dengan lebih mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Lakukan kegiatan yang kamu sukai dan perbanyak kegiatan berkumpul bersama keluarga maupun teman-teman. Intinya, tidak usah menderita hanya demi status menikah. Insya Allah, bisa saja Dia memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Sebab, barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Dia akan mencukupkan keperluannya.

Sungguh Allah lebih berkuasa melaksanakan urusan-Nya dan telah mengadakan ketentuan bagi segala sesuatu. Ukhtibisa menjalani prosesnya dan Allah Swt. yang akanmemberikan jalannya. Berharaplah yang terbaik disertai berkah dan ridho-Nya dunia dan akhirat. Jangan putus asa untuk berdoa agar kamu , juga para ukhti lain di luar sana, agar lekas dipertemukan dengan jodoh duniaakhirat yang bukan hanya dapat membimbingmu melewati segala ujian dunia, tapi juga dapat mengantarkanmu pada kekekalan nikmat surga-Nya. Masih lajang? Jangan galau. [ ]

 

*Disarikan dari buku “Jangan Galau, Ukhti” tulisan Sasa Esa Agustiana

 Buku Jangan Galau Ukhti a

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

 

BACA JUGA: Amalan Muslimah Agar Masuk Surga 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment