Keuntungan Menikah Diusia Dewasa Pertengahan

menikah

Oleh: Dr. Juke R. Siregar, M.Pd*.

 

PERCIKANIMAN.ID – – Masa perkawinan dewasa pertengahan, dimulai saat lepasnya anak terakhir dari rumah karena melanjutkan pendidikan atau menikah. Kepergian tersebut telah mejadikan rumah yang mulanya penuh dengan anak-anak menjadi kosong. Kondisi ini sering dikenal dengan istilah “sarang kosong” (empty nest). Saat ini, pasangan dewasa pertengahan menata kembali perkawinannya tanpa anak-anak di sekitarnya.

promooktober1

 

Salah satu karakteristik periode usia dewasa pertengahan yaitu suami dan istri yang bekerja, mulai menghadapi masa pensiun –tak jarang sudah ada yang hidup sendiri karena pasangannya telah meninggal. Periode ini merupakan masa evaluasi. Ciri-ciri tersebut akan mewarnai pula perkawinan yang dibinanya.

 

Masa pensiun telah menyebabkan pasangan suami istri mempunyai banyak waktu tinggal bersama di rumah. Biasanya, pasangan ini pun mulai mengembangkan beberapa aktivitas atau hobi yang dapat dikerjakan berdua atau saling berbagi. Karena banyaknya waktu luang, pasangan tersebut mulai sering bepergian ke tempat-tempat yang disenanginya. Kadang-kadang, menelusuri kembali tempat-tempat yang mempunyai kenangan ketika masih tinggal dengan anak-anak.

BACA JUGA: Keuntungan Menikah Dengan Janda

Mengembangkan perkawinan dengan kehidupan yang nyaman bersama pasangan, merupakan hal yang penting. Pasangan tersebut kembali mengelola kondisi rumah yang mungkin mengalami perubahan dari keadaan ketika perkawinan baru dimulai. Saat ini, pasangan usia dewasa pertengahan kembali menata ruang-ruang di rumahnya yang disesuaikan dengan kondisi fisiknya.

 

Dalam menysusun kembali kondisi perkawinan dengan masa pensiun, pasangan mulai menata kembali keuangannya. Kecenderungan penataan keuangan ini dengan tujuan agar pasangan tersebut hidup dengan kekuatannya sendiri tanpa bantuan orang lain. Pengaturan keuangan ini cenderung menjadi masalah utama, bila salah satu dari mereka telah meninggal.

 

Sarang yang kosong, sebenarnya tidak selalu bermakna sesungguhnya, karena akan ada kehadiran anggota-anggota keluarga lain, yaitu cucu. Kehadiran cucu telah mengubah peran dan cara memperlakukan anak-anak dari pasangan tersebut. Biasanya, pasangan tersebut cenderung lebih banyak bergaul dengan cucu dibandingkan dengan anak-anaknya. Cucu telah menarik perhatian pasangan dewasa pertengahan ini.

 

Masa evaluasi telah menyebabkan pasangan membicarakan kembali nilai-nilai kehidupan yang dimilikinya. Kemudian pengembangan nilai-nilai ini disesuaikan dengan kehidupan di masa selanjutnya, yaitu masa tua. Evaluasi ini bertujuan untuk menoleh kembali apa yang dialami di masa yang lalu. Evaluasi ini merupakan dasar untuk memahami diri dan pasangan. Hal ini dilakukan untuk menguatkan atau memperbaiki relasi yang terjalin dalam perkawinan.

BACA JUGA: Hukum Menikahi Adik Ipar

Pengembangan relasi perkawinan usia dewasa pertengahan berprinsip “saling melengkapi”. Terdapat beberapa bentuk relasi dengan prinsip ini, yaitu:

 

  • Relasi timbal balik merupakan relasi di mana pasangan saling menghargai, siap berada di samping pasangannya bila mengalami kesulitan. Biasanya dalam relasi timbal balik ini, pasangan melakukan aktivitas bersama yang bertujuan memperoleh kesenangan bersama.

 

  • Relasi dengan minat berbeda. Dalam relasi ini, suami istri melakukan aktivitas yang berbeda. Dalam perbedaan ini, yang penting seberapa jauh suami istri dapat memahami kondisi ini sehingga tidak mengalami kesulitan dalam berelasi dengan pasangannya.

 

Bentuk relasi yang berkembang dalam perkawinan ini sangat bergantung pada kualitas relasi suami istri yang terbentuk sebelumnya.

 

Secara umum, penataan perkawinan atau keluarga dengan pasangan dewasa pertengahan lebih diarahkan pada hidup sehat, nyaman, dengan menekankan pada relasi timbal balik antarpasangan tersebut. Semoga bermanfaat. [ ]

 

*Penulis adalah pendidik, pegiat dakwah dan penulis buku.

 

BACA JUGA: Hukum Nikah Dimasa Iddah

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Bagi pembaca yang  punya hobi menulis dan ingin dimuat di www.percikaniman.id bisa mengirimkan tulisannya  ke email: [email protected] atau: [email protected]  . Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif serta penyebar amal saleh bagi banyak orang. Bergabunglah bersama ribuan pembaca dalam menebar kebaikan.

(Visited 1 times, 2 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment