Islam Melarang Tidur Dalam Keadaan Marah, Ini Akibatnya Buruknya

Tidur Marah 1

PERCIKANIMAN.ID – – Tidur adalah salah satu aktivitas harian manusia dalam beristirahat. Salah satu manfaat tidur adalah untuk menyeimbangkan kembali aspek dalam tubuh agar ketika bangun menjadi fresh kembali. Seyogyanya saat tidur dalam keadaan santai atau rileks sehingga manfaat tidur sebagai salah satu bentuk istirahat baik jasmani maupun rohani dapat maksimal.

Namun terkadang segala permasalahan seharian di rumah dan di luar rumah masih terbawa hingga ke tempat tidur.  Setelah terlibat argumentasi sengit atau mengalami hal tak mengenakkan, sebagian orang cenderung memilih untuk tidur dan menenangkan pikiran. Namun, tak banyak yang mengetahui bahwa tidur dalam keadaan marah dapat memicu terjadinya beberapa hal merugikan.

iklan donasi pustaka2

Tidur dalam keadaan marah dapat membuat kualitas tidur menjadi terganggu. Kualitas tidur yang kurang baik ini pada akhirnya dapat berujung pada menurunnya produktivitas dan penambahan berat badan. Tidur dalam kondisi marah bahkan dapat mempengaruhi kondisi jantung dan mental.

BACA JUGA: Manfaat Jilbab Bagi Keshatan Kulit Kepala

Hal ini terungkap melalui penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim psikolog dari Iowa State University. Dalam penelitian tersebut, tim psikolog meminta 436 relawan untuk mengisi kuesioner untuk menentukan tingkat kemarahan masing-masing relawan.

Para relawan ini dibagi ke dalam tiga kelompok yaitu kelompok anger-in, anger-out, dan calm. Kelompok pertama berisi orang-orang yang cenderung meluapkan emosi mereka saat marah, kelompok kedua berisi orang-orang yang cenderung menahan emosi di dalam hati saat marah dan kelompok ketiga merupakan orang-orang yang dapat menjaga ketenangan saat marah.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kedua merupakan kelompok yang memiliki kualitas tidur paling buruk. Kualitas tidur mereka tergangu karena mereka cenderung terlalu banyak berpikir sebelum tidur akibat kemarahan yang dipendam.

Secara fisik, stres yang ditimbulkan oleh kemarahan dapat meningkatkan aktivitas kardiovaskular. Rasa marah yang masih tersimpan menjelang tidur juga dapat memberi dampak negatif bagi kesehatan mental dan fisik.

“(Temuan ini menunjukkan bahwa) rasa marah dan tidur memiliki keterkaitan erat,” tulis tim peneliti melalui Journal of Research in Personality seperti dilansir Yahoo1 Style UK dan dikutip dari republika.co.id

Untuk itu, ada baiknya jika rasa marah tak dibiarkan berlarut-larut hingga terbawa ke dalam tidur bahkan berlangsung setelah bangun tidur.

Sebagai seorang muslim, temuan ini tentunya selaras dengan apa yang telah diajarkan Rasulullah Saw dalam adab sebelum tidur sehingga bernilai ibadah. Beberapa tuntunan sebelum tidur seperti yang telah dicontohkan Rasulullah Saw, seperti:

Melakukan muhasabah diri. Hendaklah menghitung-hitung amal baik maupun buruk sebagai bahan evaluasi sesaat sebelum tidur, mengoreksi segala perbuatan yang telah ia lakukan di siang hari. Hendaknya kita juga berusaha memaafkan kesalahan orang lain kepada kita. Ini sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Lalu jika ia dapatkan perbuatannya itu baik, maka hendaknya memuji Allah, jangan memuji diri sendiri, dan jika sebaliknya, maka hendaknya segera memohon ampunan-Nya, kembali dan bertobat kepada-Nya.

Berwudhulah sebelum tidur dan berbaring miring ke sebelah kanan. Seorang sahabat Al-Bara’ bin `Azibz menuturkan, Rasulullah Saw bersabda, “Apabila kamu akan tidur, maka berwudhu’lah sebagaimana wudhu’ untuk shalat, kemudian berbaringlah dengan miring ke sebelah kanan…” Dan tidak mengapa berbalik ke sebelah kiri nantinya. Salah satu manfaat wudhu adalah menenangkan diri dan membuat pikiran menjadi sejuk.

Tidak lupa sempatkanlah untuk membaca doa dan dzikir. Doa yang diajarkan dan contohkan Rasulullah Saw adalah:  “Ya Allah, peliharalah aku dari adzab-Mu pada hari Engkau membangkitkan kembali segenap hamba-Mu.” (HR. Abu Dawud dan dihasankan oleh Al-Albani)

Kemudian mengucapkan doa, “Dengan menyebut nama-Mu ya Allah, aku mati dan aku hidup.” (HR. Al-Bukhari).

Dengan melakukan adab tidur yang sesuai dengan tuntunan Islam maka tidur bukan sekedar karena mengantuk atau ingin istirahat melainkan bagian dari mensyukuri karunia dan beribadah kepada Allah sehingga ketika bangun tidur tubuh akan kembali segara dan nyaman. [ ]

 

BACA JUGA: Manfaat Sujud Bagi Keshatan Otak 

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrai foto: pixabay

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment