Bersahabat dengan Jerawat

Oleh: dr Poppy Diah P, SpKK*

 

PERCIKANIMAN.ID – – Wanita dengan kosmetik sepertinya tidak bisa dipisahkan. Istilah kosmetik yang sering kita dengar atau kita gunakan sehari-hari lebih dikonotasikan sebagai apa yang kita kenal sebagai dekoratif seperti alas bedak, bedak, perona mata maupun pipi, ataupun pemulas bibir. Namun sesungguhnya, kosmetik dapat pula merupakan kosmetik perawatan seperti pembersih, pelembab, maupun pelindung atau tabir surya.

Sebagian besar wanita dalam kesehariannya selalu menggunakan kosmetik. Hanya saja, ada yang menggunakan riasan ringan, cukup dengan pelembab dan bedak tabur yang digunakan tipis-tipis, namun ada pula yang menggunakan riasan lebih tebal dan lengkap. Semua ini tentu saja tergantung pada keperluan maupun kebiasaan masing-masing. Kosmetik dapat merawat dan mempercantik, namun jika tidak berhati-hati, penggunaannya justru dapat menimbulkan masalah dan mengganggu kesehatan kulit wajah.

 

Bagaimana memilih kosmetik yang tepat untuk jenis kulit?

Secara garis besar, kulit wajah dibagi menjadi 4 tipe yaitu kulit normal, berminyak, kering, dan kulit sensitif. Berikut adalah panduan singkat untuk mengenali tipe-tipe kulit ini:

donasi perpustakaan masjid
  • Kulit normal: halus, pori-pori tidak terlihat, tidak nampak mengkilap, jarang timbul masalah.
  • Kulit berminyak: tampak mengkilap terutama di daerah T, pori-pori cenderung terlihat besar. Masalah yang kerap timbul adalah jerawat.
  • Kulit kering: tampak kasar, cenderung mudah kusam, pori-pori tidak terlihat, mudah timbul kerutan halus. Masalah yang biasa timbul adalah penuaan dan flek hitam.
  • Kulit sensitif: mudah iritasi, mudah memerah atau gatal akibat rangsangan halus.

Setelah mengenali jenis kulit ini, tentunya lebih mudah bagi kita untuk memilih produk yang sesuai. Umumnya pada kemasan tercantum klaim produk tersebut apakah ditujukan untuk kulit normal, berminyak, kering, ataupun kulit sensitif. Khusus untuk kulit sensitif sebaiknya lebih berhati-hati, ada baiknya pemilik kulit jenis ini berkonsultasi dahulu dengan dokter kulit. Jangan lupa pula untuk memilih produk yang telah diyakini halal.

 Benarkah kosmetik dapat menimbulkan jerawat?

Jerawat merupakan penyakit yang terjadi akibat peradangan saluran kelenjar minyak/ kelenjar sebasea yang menyebabkan terjadinya sumbatan pengaliran minyak/sebum ke permukaan kulit, sehingga terjadi erupsi pada kulit. Gejala yang timbul dapat berupa adanya komedo, selanjutnya diikuti timbulnya beruntus-beruntus merah, beruntus berisi nanah, hingga jerawat yang besar meradang.

Penyakit ini bersifat multifaktor, dapat dipengaruhi dan dicetuskan oleh banyak faktor seperti genetik, hormonal, stress psikis, adanya bakteri, atau akibat pembersihan wajah yang kurang memadai.

Pemilihan dan penggunaan kosmetik yang kurang tepat juga merupakan salah satu faktor yang dapat mencetuskan timbulnya jerawat. Kosmetik apa saja yang dapat mencetuskan atau mempermudah terjadinya jerawat? Berikut adalah beberapa contohnya:

BACA JUGA: Tips Cantik yang Syar’i dengan Kosmetik Halal

  • Dasar bedak/foundation
  • Bedak padat
  • Pelembab
  • Tabir surya

Apakah hal ini berarti bahwa mereka yang berjerawat atau cenderung berjerawat tidak diperbolehkan menggunakan kosmetik? Tentu saja tidak demikian. Hanya saja, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan untuk mencegah timbulnya jerawat atau memperparah jerawat yang sudah ada.

Bagaimana memilih kosmetik yang tepat untuk kulit berjerawat?

 Berikut beberapa panduan praktisnya:

  • Sebagian besar produsen kosmetik biasanya telah menyediakan produk-produk yang dikhususkan untuk kulit berminyak atau berjerawat, dengan label non komedogenik atau “oil free”.
  • Pilihlah produk kosmetik pembersih, umumnya terdiri dari susu pembersih, penyegar (toner), dan sabun, yang memang diperuntukkan bagi jenis kulit berminyak atau cenderung berjerawat. Pada produk ini umumnya ditambahkan bahan-bahan aktif yang dapat mengurangi minyak pada kulit wajah dan bersifat anti jerawat.
  • Pilihlah pelembab dan tabir surya yang dapat digunakan untuk kulit berminyak, umumnya berlabel “oil free” pada kemasannya.
  • Hindari penggunaan pelembab atau krim malam yang mengandung bahan pemutih, kecuali atas saran dari dokter kulit, karena umumnya produk pemutih merangsang timbulnya jerawat.
  • Untuk riasan sehari-hari, cukup gunakan bedak tabur. Beberapa produsen kosmetik pun menambahkan bahan-bahan yang bersifat anti minyak dan anti jerawat sehingga mengklaim produknya sebagai bedak tabur jerawat.
  • Dasar bedak/foundation dan bedak padat sebaiknya tidak digunakan untuk riasan wajah sehari-hari. Namun apabila harus menggunakannya karena ada momen-momen khusus, pilihlah produk bedak padat jerawat, dan segera bersihkan secara seksama sesudahnya agar tidak menutup pori-pori kulit (menimbulkan sumbatan) dan merangsang timbulnya jerawat baru.

Bagaimana mengatasi dan mencegah terjadinya jerawat?

Penatalaksanaan jerawat terdiri dari upaya untuk pencegahan (preventif) dan menghilangkan jerawat yang telah ada (kuratif). Mengingat penyebabnya yang multifaktor, terkadang ada faktor yang sulit untuk dihindarkan seperti genetik dan hormon, sehingga membuat penyakit ini sulit dikendalikan.

Untuk mengobati jerawat, dokter akan memberikan beberapa alternatif pengobatan:

  • Obat oles yang prinsipnya diberikan untuk mencegah terbentuknya komedo, mengurangi peradangan, dan mempercepat penyembuhan
  • Obat minum dapat berupa antibiotik yang berfungsi untuk menekan peradangan dan membunuh bakteri, atau obat hormonal.
  • Tindakan bedah misalnya bedah kimia (pengelupasan kimia), mikrodermabrasi, atau bedah laser dapat berguna untuk memperbaiki tekstur kulit yang kurang baik karena adanya jaringan parut bekas jerawat

BACA JUGA: Hukum Operasi Kecantikan Halal atau Haram?

Berikut ini adalah beberapa tips pencegahan terjadinya jerawat:

  • Lakukan pembersihan wajah dengan baik, mulai dengan menggunakan susu pembersih, sabun, dapat pula dilengkapi dengan penyegar. Bersihkan wajah sebanyak dua kali yaitu pagi sebelum beraktivitas dan malam hari sebelum tidur.
  • Gunakan kosmetik seperlunya, segera bersihkan setelahnya
  • Hindari polusi di lingkungan sekitar, misalnya debu
  • Jauhi lingkungan yang kurang sehat, hindari rokok dan alkohol
  • Upayakan hidup teratur dan sehat dengan istirahat cukup, olah raga teratur, dan hindari stress
  • Perbaiki nutrisi, perbanyak makan sayuran dan buah-buahan, serta minum air putih sedikitnya 8 gelas per hari. Semoga bermanfaat. [ ]

 

dr poppy

*Penulis adalah dokter spesialis kulit, nara sumber Talkshow Kesehatan Kulit Radio Cosmopolitan FM Bandung, serta dokter di klinik spesialis kulit AMMARA SAHYA Arcamanik Bandung.  Akun Facebook : https://www.facebook.com/poppy.d.puspitosari

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

BACA JUGA : Dandan Terlarang bagi Muslimah

 

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment