Larangan Menggambar Mahluk yang Memiliki Ruh

Laba-laba

Assalamu’alaykum Wr.Wb. Pak Aam, Saya mau menanyakan tentang hadist yang melarang menggambar makhluk-makhluk yang mempunyai ruh, disebutkan akan dilaknat dan akan mendapatkan siksa pedih. Yang ingin saya tanyakan gambar seperti apa yang dilarang, karena saya punya usaha memproduksi pakaian anak-anak dengan gambar yang disukai anak-anak. Mohon penjelasannya pak Aam. (Pak Deni by email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb, Pak Deni yang dirahmati oleh Allah, tentu saja gambar yang dilarang adalah gambar yang mengandung dosa atau gambar-gambar yang menjadi simbol agama oranglain. Kalau anda menggambar gambar lucu yang disukai anak-anak misalnya gambar kelinci, tokoh kartun, tentu itu bukan termasuk yang dilarang.  Di antara ahli-ahli hadist ada yang berpendapat bahwa itu hadist yang melarang keras gambar itu karena orang-orang musyrik terdahulu seringkali membuat patung dan gambar nenek moyang mereka yang disembah. Sampai sekarang, ada orang non-islam yang  menempatkan gambar atau patung nenek moyang mereka lalu disembahnya.

Jaman jahiliyah dulu, kaum musyrikin membuat gambar ataupun patung nenek moyang dan mereka biasa memberikan sesajen di depan patung tersebut, sehingga begitu kerasnya Rasulullah mengharamkan tentang gambar. Tetapi ada riwayat yang menunjukkan bahwa gambar yang dimaksud lebih kepada gambar-gambar yang menekankan adanya sisi kemusrikan. Sementara gambar-gambar seperti foto yang ada di ktp, sim, itu bukan untuk di kultuskan.

Jadi, menurut saya tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada mereka yang berbeda pemikiran dimana hadistnya sama tapi cara memahami hadist itu boleh jadi berbeda. Kalau saya berpendapat, gambar dan patung itu haram jika mengandung simbol-simbol kemusrikan. Sekarang permasalahannya jika patung/gambar itu dmuliakan, dikultuskan, ya jelas haram hukumnya.

Pemahaman terhadap tafsir disebut Ijtihad. Kalau ijtihad kita benar, pahalanya 2 point kalau salah pahalanya 1 point. Jadi dua-duanya tidak ada yang salah, selama paham betul akan hadist tersebut tapi cara memahami hadist tersebut berbeda-beda. Wallahua’lam.

kalender percikan iman 2018
  • Editor : Candra
(Visited 36 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment