Sambut Tahun Baru Islam, Remaja Masjid Alghazali Gelar Pawai Obor Hingga Festival Nasi Liwet

pawai obor

PERCIKANIMAN.ID – – Beragam cara kaum muslimin memperingati dan menyambut Tahun Baru Islam atau Tahun Hijriyah yang biasa jatuh pada 1 Muharram. Umumnya kaum muslimin menyambutnya denga pawai obor atau tabligh akbar. Namun tidak demkikian dengan yang dilakukan Ikatan Remaja Masjid dan Santri Madrasah Diniyah Alghazali di Komplek Bumi Panyileukan Blok Q Cibiru Kota Bandung yang tergolong unik. Selain melakukan pawai obor dan mengadakan tabligh akbar,mereka juga menggelar festival nasi liwet.

Menurut Ketua DKM Alghazali Dudy Supriyadi, kegiatan tahun tersebut digelar untuk salah satunya mempertahankan ghirah keislaman dikalangan remaja dan pemuda masjid.

promo oktober

“Acara  pawai obor,  awalnya khawatir tidak jadi digelar, karena hujan mulai turun,  sehingga para santri merasa gelisah takut acara gagal digelar, ” ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Kamis (21/9/2017)

Namun atas kuasa Allah SWT hujan hanya gerimis,  para santri juga gembira dan langsung memilih ukuran bambu obor sesuai dengan yang mereka inginkan yang telah disiapkan sebelumnya. Usai shalat Isya (Rabu,20/9/2017) atau bertepan malam 1 Muharram 1439 H  akhirnya para santri  menyusuri sejumlah blok dikawasan Komplek Bumi Panyileukan.

Selain itu keesokan harinya, Kamis (21/9) sejumlah acara mulai digelar dengan menyuguhkan puisi Islami, marawis,  solo biola dan tabligh akbar serta festival nasi liwet. Sambil terbata-bata dengan suara cadel salah seorang anak berusaha untuk dapat tampil memukau,  sesekali bacaannya terhenti,  karena harus melihat kalimat dengan huruf demi huruf yang harus dibacanya,  maklum baru kelas satu SD.

Begitupun saat Tabligh akbar tiba,  Ustadz Muhammad Yusuf Alhafidh memulai ceramahnya dengan memanggil sejumlah anak dengan memberikan pertanyaan nama-nama-nama bulan Islam,  maka banyak yang tidak tahu, namun pada akhirnya salah seorang anak mengetahui dan bisa menjawabnya.

 

e1
Suasana festival nasi liwet untuk mempererat ukhuwah dan silaturhami

 

Sementara acara juga diisi dengan festival nasi liwet,  yang dihidangkan dengan beralaskan daun pisang dan dimakan bersama. Terlihat  kebersamaan dan keceriaan yang kental dengan nuansa kekeluargaan, hingga akhir acara berlangsung dan ditutup dengan doa oleh ustadz Sholeh Kurnia.

“Festival nasi liwet ini sebagai tambahan acara. Tujuan utamanya untuk menjalin ukhuwah dan silaturrahim antar jamaah dan warga. Harapan kita semoga momen ini semakin menambah keakraban dan jamaah masjid semakin banyak,”pungkasnya. [ ]

 

BACA JUGA: Semarak 1 Muharram Jalan Sehat Berhadiah Umroh 

 

Red: admin

Editor: iman

Foto-foto: dudy

 

Anda atau komunitas anda ada kegiatan yang bernilai berita Islam? Kirimkan tulisan anda ke email:[email protected].  Atau: [email protected]  . Jadilah pejuang dakwah melalui tulisan-tulisan yang inspiratif,motivatif dan edukatif

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment