Bolehkah Seorang Muslim Masuk Ke Gereja?

Assalamu’alaykum. Ustadz mau tanya, belum lama ini viral di media social orang muslim yang masuk ke gereja. Bolehkah seorang muslim masuk ke tempat ibadah agama lain (gereja)? Bagaimana jika menghadiri pernikahan teman yang diadakan di gereja? Mohon penjelasannya dan terima kasih. ( Agung by email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Agung dan sahabat-sahabat sekalian, sebenarnya pertanyaan ini sudah saya jelaskan sebelumnya. Namun untuk mengingatkan kembali tidak ada salahnya kita bahas lagi agar bisa menjadi pengetahuan dan kehati-hatian.

Begini, perlu kita ketahui bahwa setiap agama termasuk keyakinan pastinya mempunyai tempat khusus untuk melakukan ibadah,misalnya Umat Muslim di masjid atau umat Nasrani di gereja, umat Budha di vihara dan sebagainya. Selain itu dapat dipastikan bahwa tempat ibadah masing-masing agama mempunyai adab atau aturan untuk memasukinya,karena juga diyakini bahwa tempat ibadah salah satu tempat suci. Lalu jika ada sesuatu keperluan boleh kalau seorang muslim masuk gereja?

Pada dasarnya segala perbuatan ditentukan oleh niatnya. Rasulullah Saw. Bersabda, “Innamal a”maalu bin niyyat artinya, ”Sesungguhnya segala perbuatan itu bergantung pada niat.” (H.R. Bukhari).

Lalu bolehkah seorang muslim masuk gereja?  Hal ini maka tergantung dari niatnya, dalam rangka apa atau dengan tujuan apa ia masuk ke gereja?

donasi perpustakaan masjid

Kalau ia masuk ke gereja itu untuk ikut beribadah dengan mereka, maka hukumnya jelas haram, sebagaimana firman Allah,:

Katakan, “Hai orang-orang kafir! .Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah, dan kamu bukan penyembah apa yang aku sembah, dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah, dan kamu tidak pernah pula menjadi penyembah apa yang aku sembah. Untukmu agamamu, untukku agamaku.” ( QS. Al-Kafirun: 1-6).

Berangkat dari ayat tersebut maka jelas hukumnya haram jika kita mencampuradukkan ibadah dan aqidah dengan agama apa pun di luar Islam.

Namun kalau masuk ke gereja itu misalnya bertujuan untuk meneliti nilai arsitekturnya, tentu perbuatan seperti ini tidak masalah, alias boleh. Ini seperti halnya kalau ada seorang karyawan perusahaan listrik atau telefon yang hendak membetulkan listrik atau telepon gereja tersebut. Tentu tidak masalah karena mereka masuk ke gereja bukan untuk beribadah tapi membetulkan atau memasang sarana listrik atau telepon sesuai dengan pekerjaannya.

Kisah orang Islam yang masuk ke gereja bukan untuk beribadah dapat dibaca pada zaman Umar bin Khattab,dimana saat itu banyak orang-orang Romawi berbondong-bondong masuk Islam sehingga banyak gereja yang tidak berfungsi lagi. Atas situasi tersebut lalu  Umar r.a. sebagai kepala pemerintahan mengambil inisiatif dan menyerukan mengubah fungsi gereja menjadi masjid. Demikian juga kondisi saat ini,seperti di Eropa atau Amerika pun banyak gereja yang dibeli umat Islam dan diubah fungsinya menjadi masjid atau islamic center.

Kesimpulannya, tidak dilarang masuk gereja kalau niatnya bukan untuk beribadah atau mengikuti ritual ibadah mereka. Kalau sengaja mengikuti ritual ibadah mereka, misalnya ikut menyanyi, berdoa dan sebagainya, menurut hemat saya itu dilarang atau haram hukumnya.

Lalu bagaimana jika ada undangan teman yang melangsungkan pernikahan di gereja?. Setahu saya kan mereka juga ada ritualnya menurut agama dan keyaninan mereka bagian dari ibadah, misalnya ada prosesi pemberkatan, doa bersama dan sebagainya. Menurut hemat saya, sebaiknya tidak perlu menghadiri pernikahan yang diadakan di tempat ibadah mereka.

Datang saja diresepsi pernikahan yang diadakan di tempat umum atau gedung dan hanya menggelar resepsi saja dan tidak ada ritual ibadahnya. Anda tinggal menjelaskan alasan mengapa    Anda tidak bisa menghadiri pernikahannya yang diadakan di gereja. Saya kira teman Anda bisa paham bahwa dalam setiap agama ada aturan serta adab yang harus dilaksanakan. Bertoleransi itu harus, akan tetapi tidak boleh memcampuradukan dalam urusan ibadah dan keyakinan atau akidah. Wallahu A’lam

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment