Apakah Waktu Imsak Kita Masih Boleh Makan dan Minum?

puasa anak

Assalamu’alaykum, Pak Aam, apakah adzan subuh merupakan tanda waktu untuk berhenti makan dan minum ataukah waktu imsak?. Apakah waktu imsak kita masih boleh makan dan minum? Mohon penjelasannya dan terima kasih. (Maryam via email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Baik saudari Maryam dan para pembaca, kalau kita cermati, bahwa yang namanya shaum atau puasa itu dimulai dari terbit fajar, dimana terbit fajar ini berbarengan dengan adzan subuh. Dengan demikian, ketika adzan subuh berkumandang, itu tanda bahwa shaum kita sudah dimulai. Tapi kalau imsak, menandakan kita harus bersiap-siap atau waspada. Ketika imsak kita berhenti makan dan minum, ya tidak ada masalah, tapi jangan berkeyakinan bahwa imsak itu merupakan awal dimulainya berpuasa. Karena awal dimulainya berpuasa itu ketika adzan subuh.

Kalau anda lihat di surat Al Baqarah ayat 187:

“Dihalalkan bagi kalian pada malam hari bulan puasa bercampur dengan isteri-isteri kalian; mereka itu adalah pakaian bagi kalian, dan kalian pun adalah pakaian bagi mereka. Allah mengetahui bahwasanya kalian tidak dapat menahan nafsu kalian, karena itu Allah mengampuni kalian dan memberi maaf kepada kalian. Maka sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan oleh Allah untuk kalian, dan makan minumlah hingga terang bagi kalian benang putih dari benang hitam, yaitu fajar. Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai datang malam, tetapi janganlah kalian campuri mereka itu sedang kalian beri’tikaf di masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kalian mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia, supaya mereka bertakwa.”

Makan, minum sampai tampak benang putih dari benang hitam (dari waktu fajar). Disini, dibuat umpama, bahwa makan dan minumlah hingga jelas bagimu perbedaan antara benang putih dan benang hitam yaitu waktu fajar. Dengan demikian, itu berarti mulainya shaum bukan saat imsak, tapi saat waktu fajar. Jadi itu bahasa kiasannya, waktu fajar diungkapkan dengan “benang putih dan benang hitam”.

Dari penjelasan ini maka waktu imsak kita masih diperkenankan atau dibolehkan untuk makan dan minum. Namun dianjurkan untuk menahannya atau berhenti makan dan minum, sebab jeda atau jarak antara imsak ke Subuh itu sebentar. Jangan sampai ketika sudah waktu Subuh mulut kita masih mengunyah makanan. Alangkah baiknya jika waktu Imsak bisa digunakan untuk bersih-bersih, misalnya sikat gigi sehingga ketika masuk Subuh mulut kita sudah bersih dari sisa kotoran.

Sementara, shaum kita berakhir sampai adzan maghrib. Jadi mulainya shaum itu dari adzan subuh sampai adzan maghrib. Sekali lagi, Imsak ialah persiapan-persiapan yang bisa kita lakukan agar tidak terlambat sahur atau menjelang batas memasuki waktu subuh. Wallahu ‘alam. [ ]

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 9 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment