Apakah Mencari Informasi Sifat Calon Suami atau Istri Sama Dengan Mencari Aib?

muslimah gaul

Assalamu’alaykum, Pak Aam dalam Islam sebelum menikah dibolehkan kita mencari tahu tentang karakter bahkan kekurangan calon pasangan. Kalau kita justru menemukan atau mengetahui keburukan atau hal negatif tentang dia, apakah ini sama dengan mencari aib? Bukan dalam Islam kita dilarang mencari aib saudara kita?. Mohon penjelasannya dan terima kasih. ( Andi by email)

 

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb.Iya kang Andri dan sahabat-sahabat sekalian, apa yang Anda sampaikan benar bahwa sebelum menikah atau berumahtangga sebaiknya kita mengetahui karakter atau kebiasaan calon pasangan kita. Lalu apakah ketika mendapati hal buruk tentangnya sama dengan kita mencari aibnya?. Tentu saja tidak begitu maksudnya.

iklan donasi pustaka2

Begini, kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh pasangan hidup merupakan media untuk saling memahami. Ketika seorang istri maupun suami kurang memahami kekurangan yang dimiliki pasangannya, maka yang ada bukanlah kedamaian atau kebahagiaan, tetapi percekcokan atau bahkan perpisahan. Untuk itulah, menjadi penting untuk mengetahui informasi mengenai karakter, sifat, atau kebiasaan calon istri atau suami, agar kelak ketika sudah memasuki kehidupan pernikahan, hal-hal tersebut sudah lebih dahulu diketahui sehingga bisa lebih mudah dipahami. Dan, bila diketahui ada yang dirasa kurang berkenan dalam diri si calon, hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk tetap memilihnya sebagai pasangan hidup atau tidak. Namun ingat, jika Anda menemukan hal buruk tentang dia dan Anda tidak jadi menikahinya maka Anda tidak boleh menyebarluaskan keburukan itu kepada orang lain.

Nah, agar informasi yang didapat dapat dipertanggungjawabkan, tentunya kita harus mencari dari sumber yang dapat dipercaya serta dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ada orang-orang yang dapat dijadikan narasumber misalnya orangtua calon pasangan,teman dekat alias sahabat calon pasangan atau tetangganya, saudara-saudaranya atau orang-orang yang dipercaya. Di zaman sekarang ini kita juga bisa melihat akun-akun sosmed karena menurut psikolog karakter seseorang bisa dilihat atau dibaca dari komentar atau status-statusnya. Kan ada orang yang nampak tenang dan pendiam di dunia nyata namun di dunia maya komentar-komentarnya pedas, keras bahkan menghujat orang lain dan sebagainya. Meski itu juga tidak bisa dipukul rata dan dianggap sebagai karakter yang sebenarnya. Namun setidaknya itu bisa menjadi cerminan pribadi seseorang.

Nah kembali, bahwa mencari informasi tentang calon istri atau suami sangatlah penting agar tidak menyesal di kemudian hari. Informasi yang dimaksud adalah informasi yang bersifat positif maupun negatif. Menggali informasi positif bertujuan agar kita merasa bangga, tenang, dan bahagia terhadap kelebihan yang dimiliki calon pasangan. Sedangkan, mengetahui informasi negatif bertujuan agar kita mampu menerima segala kekurangan yang dimiliki calon pasangan.

Tentu saja sekali lagi, informasi yang dimaksud di sini adalah yang faktual atau yang benar-benar sesuai dengan fakta. Meskipun pada kenyataannya tergali informasi yang bersifat aib atau hal buruk tentangnya. Menurut hemat saya, hal tersebut tidak termasuk ghibah (membicarakan orang lain) atau masuk kategori mencari aib saudara kita karena kan niat dan tujuannya untuk kebaikan, bukan untuk mencari aib.

Hal ini pernah dilakukan oleh Rasulullah Saw. ketika Fathimah binti Qais meminta informasi kepada beliau tentang dua orang laki-laki (Abu Jahm dan Muawiyyah), beliau bersabda,

Abu Jahm itu seorang laki-laki yang keras kepala dan kasar, sedangkan Muawiyyah itu seorang laki-laki yang miskin” (H.R. Muslim, Nasa’i dan Abu Daud).

Jadi boleh Anda atau kita mencari tahu karakter atau sifat calon pasangan kita. Tetapi ingat, jika Anda mengetahui keburukannya dan Anda tidak jadi atau batal menikahinya maka Anda tidak boleh atau dilarang menceritakan atau menyebarkan aib itu kepada orang lain. Itu hal yang dilarang dalam Islam, haram mencari aib saudara kita lalu menceritakan kepada orang lain. Jadikan itu sebagai informasi pribadi saja dan tahan lisan Anda untuk menceritakan aib saudara kita.

Untuk mendapatkan atau mengetahui informasi tentang pernikahan Anda dapat membaca buku saya yang berjudul “MEMBINGKAI SURGA DALAM RUMAH TANGGA” dimana didalamnya dibahas tentang rumah tangga baik sebelum maupun sesudah menikah. Cocok bagi yang akan membina rumah tangga maupun sudah berkeluarga. Wallahu’alam. [  ]

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: norman

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

Buku Membingkai Surga Dalam Rumah Tangga

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment