Hukum Melangkahi Kakak Menikah dalam Islam

Menikah

Assalamu’alaykum Wr.Wb Pak Aam, dalam islam ada istilah tanjakan, yaitu permintaan kakak atau saudara kandung yg didahului nikahnya oleh adik. Biasanya sang kakak meminta sesuatu bisa berupa materi atau apa saja sebagai salah satu syarat supaya tidak didahului . Apakah dalam hukum islam ada hal semacam itu? (Ihwan di cimahi)

 

Wa’alaykumsalam Wr. Wb. Ihwan dan pembaca sekalian. Istilah tanjakan memang merupakan salah satu budaya dalam pernikahan di negara kita. Dimana, sang kakak didahului menikah  oleh adiknya dan sang adik harus memberikan sesuatu baik berupa materi ataupun non materi dari permintaan dari sang kakak. Permintaan tersebut dianggap sebagai wujud ikhlasnya sang kakak yang didahului menikah oleh sang adik.

Dalam sebuah pernikahan ada dimensi syar’i dan dimensi kultur/budaya. Tanjakan ini termasuk dalam kultur/budaya yang diyakini oleh sebagian besar masyarakat kita. Sebab, dalam islam tidak ada istilah seperti itu.

Jadi, kalau seorang adik mau menikah lebih dulu, secara etika seharunya memberitahu kakak dan meminta izin untuk meminta doa restu dan keikhlasannya. Sebaik-baik seorang kakak adalah yang mengizinkan adiknya menikah lebih dulu.

Kadangkala, ada seorang kakak yang melarang adiknya untuk lebih dahulu menikah. Ada pula orangtua yang menginginkan kakaknya yang harus lebih dahulu menikah, baru setelah itu adiknya. Jika adik harus menunggu kakaknya menikah dulu, sementara kakak belum mempunyai jodoh, maka ini adalah sebuah ketidakpastian. Bisa saja, calon istri/suami sang adik memutuskan hubungan dengan adik karena terlalu lama menunggu sang kakak untuk menikah.

Maka, satu cara terbaik bagi sang kakak ialah mencoba untuk mengikhlaskannya. Siapa tahu dengan rasa ikhlas itu, Allah membukakan pintu jodoh dan rezeki bagi kakak. Seharusnya kakak yang baik mendoakan untuk kebahagian sang adik, memberikan restunya, dan berikan motivasi untuk segera menikah jika sudah ada jodohnya. Semoga hal itu menjadi pintu keberkahan untuk sang kakak. Amiin. Wallahua’alam.

Editor : Candra

(Visited 7 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment