Cinta Itu Mengalah

bunga

Oleh : Arif Rahman Lubis *

Dalam berumah tangga, perasaan cemburu adalah wajar. Cemburu adalah bunga dari perasaan cinta. Bagaimana dengan rumah tangga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam?

iklan donasi pustaka2

Cerita berikut ini diriwayatkan oleh Anas r.a. Ketika itu Rasulullah berada di rumah Aisyah r.a. Tiba-tiba ada istri lain yang mengirimkan makanan berupa tsarid (roti yang direndam dengan kuah) kepada Rasulullah.

Ketika pembantu yang diutus hendak memberikan tsarid itu, Aisyah yang merasa sangat cemburu memukul tangan sang pembantu. Mangkuk roti itu pun terjatuh dan pecah.

Dengan tenang Rasulullah memungut roti tersebut dan meletakkan pecahan mangkuk yang tersisa. Kemudian beliau bersabda kepada sang pembantu, “Ibu kalian sedang cemburu. Makanlah.” Lalu beliau mengambil mangkuk yang masih utuh di rumah Aisyah dan memberikannya kepada sang pembantu sebagai ganti mangkuknya yang pecah. (HR Bukhari) .

Ternyata, rumah tangga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun dihiasi oleh perasaan cemburu. Namun, Rasulullah menyabarkan dirinya dan mengalah. Beliau mencoba memahami kecemburuan istrinya.

Perhatikanlah suami, bisakah kita berusaha meneladani keindahan akhlak beliau dalam memahami dan bersabar kepada istri?

 

Penulis buku OpenYourHeart ,

Sumber : Akun Twitter Pribadi

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment