Makna Surga di Bawah Telapak Kaki Ibu

Ibu dan anak

PERCIKANIMAN.ID – – Ada satu ungkapan menarik tentang ibu yang sering disalahartikan. Ungkapan tersebut berbunyi, “al-jannatu tahta aqdamil ummahati” yang artinya surga ada di bawah telapak kaki ibu. Sebagian orang menerjemahkan ungkapan tersebut sebagai perintah untuk mencuci kaki ibu sebagaimana kerap kita jumpai dalam ritual pernikahan etnis tertentu di negara kita. Yang lebih memprihatinkan, ritual mencuci kaki ibu dijadikan salah satu atau bahkan satu-satunya instrumen berbakti atau memuliakan ibu.

Sebenarnya, ungkapan “Surga di bawah telapak kaki ibu” adalah gambaran betapa seorang anak harus hormat, santun, dan selalu menjaga perasaan ibunya. Keterangan tersebut bukan perintah untuk mencuci kaki ibu, tetapi perintah untuk menghormati ibu. Walaupun setiap hari Anda mencuci kaki ibu, tetapi kalau perkataan yang Anda gunakan selalu melukai hatinya, maka sia-sialah.

iklan donasi pustaka2

Keterangan tersebut senapas dengan sejumlah ayat dan riwayat berikut. Dari Abu Hurairah r.a. berkata, “Datang seseorang kepada Rasulullah Saw. lalu bertanya, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?”  Rasulullah Saw menjawab, “Ibumu.” Dia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Rasulullah menjawab, “Ibumu.” Dia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Rasulullah kembali menjawab, “Ibumu.” Lalu dia bertanya lagi, “Lalu siapa?” Rasulullah Saw.  menjawab, “Ayahmu.” (H.R. Bukhari dan Muslim)

Kami perintahkan kepada manusia agar berbuat baik kepada kedua orangtuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan yang sangat lemah dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orangtuamu. Hanya kepada-Ku, kamu kembali. Jika keduanya memaksamu untuk menyekutukan-Ku dengan sesuatu yang tidak ada ilmunya, janganlah kamu menaati keduanya. Tetapi, bergaullah secara baik dengan keduanya di dunia dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian, hanya kepada-Ku tempat kembalimu. Lalu, akan Kuberitahukan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Q.S. Luqmān [31]: 14-15)

Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu tidak menyembah selain-Nya dan hendaklah kamu berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam perawatanmu, maka jangan kamu katakan ‘ah’ kepadanya dan jangan membentaknya. Ucapkanlah perkataan yang baik kepada keduanya. Rendahkan dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan berdoalah, ‘Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka telah mendidikku ketika kecil.’” (Q.S. Al-Isrā’ [17]: 23-24)

Kesimpulannya, kalimat “Surga di bawah telapak kaki ibu” bukan perintah untuk mencuci kaki ibu, tetapi perintah untuk berbakti, hormat, dan santun kepada ibu. Wallahu a’lam. [ ]

Disarikan dari buku “Muliakan Ibumukarya Dr.Aam Amiruddin,M.Si

 

Buku Muliakan Ibumu 1

Red: riska

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment