Hukum Bersedekah dengan Harta Syubhat

uang rupiah

Pak Aam, apa yang harus saya lakukan bila sudah terlanjur mendapatkan uang yang kurang halal, apakah harus disedekahkan? Apakah harta tersebut haram apabila disedekahkan? (Alwy via email)

Saudara Alwy, harta itu didapat ada yang statusnya ada tiga. Pertama, halal mutlak, hasil keringat anda. Lalu kedua harta yang jelas haramnya dan yang ketiga harta yang syubhat, yaitu tidak jelas, ragu di antara keduanya.  Bisa dikatakan harta syubhat itu seratus persen halal tidak, seratus persen haram juga tidak.

Ini berdasarkan hadist nabi yang mengatakan, yang halal itu jelas dan yang harap pun jelas. Dan di antara yang jelas halal dan jelas haram, ada yang meragukan. Dan siapa yang menjauhkan diri dari harta yang syubhat (tidak jelas), sungguh dia telah mensucikan diri dan agamanya.
Dari An-Nu’man bin Basyir dia berkata, “Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda -Nu’man sambil menunjukkan dengan dua jarinya kearah telinganya-: ‘Sesungguhnya yang halal telah nyata (jelas) dan yang haram telah nyata. Dan di antara keduanya ada perkara yang tidak jelas, yang tidak diketahui kebanyakan orang, maka barangsiapa menjaga dirinya dari melakukan perkara yang meragukan, maka selamatlah agama dan harga dirinya, tetapi siapa yang terjatuh dalam perkara syubhat, maka dia terjatuh kepada keharaman’.” (HR. Bukhari, Muslim)

Jadi, kalau anda ragu dengan harta yang anda terima, lalu anda tidak manfaatkan, anda gunakan untuk kebaikan dan anda sedekahkan agar bermanfaat bagi orang lain, sebab jika anda mengembalikan pun tidak mungkin, maka itu boleh.

Namun tentu saja karena harta tersebut merupakan harta yang syubhat, maka anda tidak mendapat pahala seperti pahala harta yang seratus persen halal. Jadi hal tersebut lebih kepada bentuk kifarat bagi dosa kita karena sudah kita sedekahkan.

promooktober

Maka jangan berharap pahala, sebab hartanya tidak jelas. Tetapi jangan sekali-kali anda menyengaja, misal melakukan korupsi untuk kebaikan, tentu saja yang namanya korupsi tetap haram.

Karena islam itu tidak menghalalkan sedekah ala Robin Hood yang mencuri dari orang kaya lalu dibagikan pada orang miskin. Memang kelihatannya mulia, tapi islam tetap mengatakan kalau mencuri itu haram sekalipun untuk menolong orang lain.

Dengan demikian, jangan menyengaja kita mencari yang haram dengan alasan untuk kebaikan. Tapi boleh jadi karena satu dan lain hal, anda dalam sebuah komunitas atau kehidupan dimana anda terpaksa menerima itu dikarenakan oleh sistem dan membuat anda ragu kehalalannya, yang paling aman adalah sedekahkan uang yang anda dapat, jangan dinikmati.

Ini yang dikatakan dalam hadist nabi, “Siapa yang meninggalkan harta yang syubhat, sungguh ia telah mensucikan diri dan agamanya.” Dan yang menarik dari hadist ini ada di ujungnya, “Ingatlah bahwa dalam hati seseorang itu ada hati yang kalau hatinya baik maka perilakunya baik, kalau hatinya rusak maka perilakunya rusak.” Dengan demikian, tanya hati Anda, apakah itu halal ataukah itu haram. Sesungguhnya kita yang paling sadar dan tahu apakah itu halal atau haram.

Editor : Candra

(Visited 15 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment