Bolehkah Membagi Warisan Sesuai Kesepakatan?

warisan

Assalamu’alaykum, Pak Ustadz mau tanya, kalau membagi warisan pakai ketentuan, apa boleh dengan kesepakatan? (Rio via email)

 

Wa’alaykumsalam, saudara Rio dan pembaca yang budiman, tentu saja pembagian warisan itu harus sesuai syari’at Islam. Nah setelah dibagi sesuai syari’at, lalu bersepakat maka itu boleh. Jadi misalnya, kita tahu dalam Al-Qur’an diungkapkan, bagi laki-laki, mendapat dua bagian perempuan, jadi kalau perempuan mendapat lima ratus, maka laki-laki mendapat satu juta. Selalu begitu rumusnya, maka aturan syari’at itu harus dilaksanakan.

Nah, setelah pembagian waris, si laki-laki berniat memberikan harta warisnya ke saudara perempuannya, hal itu tentu boleh dan hal yang baik karena termasuk sedekah. Seperti yang kita tahu juga, sedekah yang paling baik adalah sedekah yang kita berikan kepada keluarga.

Jadi, ketika kakak beadik setelah mendapat hak warisnya bersepakat membagi atau memberi kepada kakak atau adiknya yang mendapat bagian yang lebih sedikit, tentu saja boleh dan itu adalah bagian dari keshalehan. Yang tidak boleh apabila warisannya belum dibagi secara syari’at tapi sudah ada kesepakatan.

Terkadang memang ada saja seorang anak yang padahal sudah hidup enak dengan harta berlimpah, ketika mendapat warisan, tidak mau bersedekah kepada saudaranya yang keadaannya serba kekurangan. Itulah godaan harta bagi manusia yang disebabkan oleh keserakahannya. Jadi intinya boleh bersepakat masalah warisan apabila sudah dibagikan hak dari masing-masing ahli waris.

(Visited 15 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment