Do’a Iftitah yang Dicontohkan Rasul

shalat

Pak Aam, bagaimana do’a iftitah yang dicontohkan oleh Rasulullah? Karena banyak macamnya, ada wajjahtu, subhanaka, ada juga Allahumma baid baini. Lalu mana diantara do’a itu yang dicontohkan Rasul? (Aditya, by email)

 

 

 

Baik saudara Aditya, ketiganya dicontohkan oleh Rasul. Jadi artinya ketika selesai takbir, anda boleh memilih mana yang ingin and abaca, karena riwayat ketiganya shahih. Namun terkadang kita saling menyalahkan.

iklan donasi pustaka2

Intinya, ketiga bacaan itu dicontohkan oleh Rasul, kalau sudah dicontohkan oleh Rasul berarti itu adalah pilihan. Sama halnya dengan bacaan ruku, silahkan anda pilih. Jadi apabila kita menemukan orang yang cara ibadah atau bacaannya berbeda dengan kita, jangan langsung dicerca, tapi tanyakan baik-baik apakah yang ia lakukan itu ada dalilnya atau tidak.

Jadi, semua yang saya sampaikan sebenarnya sudah ada di buku “Sudah Benarkah Shalatku”. Sengaja, buku itu saya tulis dengan cara yang ringan dan ilmiah popular. Karena biasanya buku fikih disajikan dengan rumit. Dalam buku itu semua bahasan disajikan dengan santai dan saya cantumkan dalilnya agar tidak banyak terjadi perdebatan dan saling menyalahkan.

Nah, ada akhlak yang harus kita pegang ketika berbeda pemahaman. Jangan suka menyalahkan orang, tapi tanyakan alasannya. Jangan merasa kita yang paling benar dan orang lain salah. Allah berfirman, ajak mereka ke jalan tuhanmu dengan ilmu, dengan kata-kata yang baik, dan jika kamu harus berdebat lakukan perdebatan itu dengan menjaga kehormatan orang tersebut.

Kita boleh kritis tapi mengkritisi pemikirannya,  bukan orangnya. Kita harus mengajak bukan mengejek. Kita harus merangkul, bukan memukul. Ini adalah konsep dakwah yang dilakukan Rasulullah SAW bahkan ketika kita berbeda pemikiran atau analisa dan perspektif. Jadi intinya yuk kita hargai orang lain seperti firman Allah SWT di atas. Wallahu ‘alam.

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment