Apakah Amal Ibadah Wanita Tak Berhijab Diterima Allah?

jilbab, hijab

Assalamu’alaykum Wr.Wb. Ustadz, apa hukumnya kalau seorang  wanita yang tidak berhijab, apakah semua ibadah, shalat, puasa, zakat, serta semua amalannya tidak akan mendapatkan nilai di hadapan Allah? Mohon pencerahan. (Mini by email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb, Teh Mini dan pembaca sekalian.  Dalam Firman Allah, Q.S. Lukman [31] : 16 yang menyebutkan (Luqman berkata), “Wahai anakku! Sungguh, jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi, dan berada dalam batu atau di langit atau di bumi, niscaya Allah akan memberinya balasan. Sesungguhnya Allah Mahahalus lagi Mahateliti.

Ayat tersebut mengandung makna, selama kita melakukan ibadah dan amalan dengan ikhlas, Insyaa Allah, Allah akan perhitungkan meski belum berhijab. Berhijab merupakan syarait islam yang harus ditaati oleh wanita muslim karena hukumnya wajib. Seperti  yang dijelaskan dalam Q.S.  Al-Ahzab [33] :59 dan Q.S. An-Nur [24]:31

“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” Hal itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali, supaya tidak diganggu. Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.( Q.S. Al-Ahzab [33] :59 )

Katakanlah kepada wanita yang beriman:

“Katakanlah kepada para perempuan beriman agar mereka menjaga pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan auratnya, kecuali yang (biasa) terlihat.Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. Janganlah menampakkan auratnya kecuali kepada suami mereka, ayah mereka, ayah suami mereka, putera-putera mereka, putera-putera suami mereka, saudara-saudara laki-laki mereka, putera-putera saudara lelaki mereka, putera-putera saudara perempuan mereka, wanita-wanita islam, budak-budak yang mereka miliki, para pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Janganlah mereka mengentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Hai orang-orang yang beriman. Bertaubatlah kepada Allah agar kamu beruntung.” (Q.S. An-Nur[24] : 31 )

Di dalam Al Quran sudah jelas bahwa yang namanya menutup aurat itu adalah wajib. Lalu, jika ada wanita muslim yang hingga detik ini belum memantapkan berhijab, amalan-amalan sholeh seperti shalat, puasa, zakat, selama dilakukan dengan ikhlas serta lillah maka, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal hambanya.

Dalam Q.S. Ali Imran ayat 195, Allah Ta’ala berfirman “

Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik”.

Dalam sebuah hadist lain dikatakan;

“Allah tidak menerima shalat wanita yang sudah haid (baligh), kecuali dengan memakai khimar (tutup kepala)” ((H.R. Abu Daud No. 546)

Bagi sahabat sekalian yang hingga saat ini belum berhijab, segerakanlah berhijab. Bagi sahabat yang sudah berhijab, maka perbaikilah akhlak kita. Jangan puas dengan apa yang sudah dimiliki, karena sebagai muslim kita harus selalu memperbaiki diri ke arah yang lebih baik lagi. Wallahu’Alam.

BACA JUGA : Kriteria Busana Syar’i Bagi Muslimah

(Visited 10 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment