Terserang Badai Pasir dan Debu Saat Haji? Lakukan Yang Ini

Badai Gurun 1

PERCIKANIMAN.ID – – Bagi calon jamaah haji baik yang sudah berada di Tanah Suci maupun yang masih berada di Tanah Air perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin. Selain akan mendapati atau merasakan perubahan cuaca dan suhu, kemunginan calon jamaah haji juga akan berhadapan dengan kondisi yang tak menentu seperti angin yang kencang sehingga menimbulkan apa yang disebut dengan badai pasir dan debu.

Sebagaimana kita ketahui Arab Saudi adalah negara yang secara geografis berada pada kawasan yang dikelilingi oleh padang pasir sehingga secara alami dapat terjadi badai gurun yang menerbangkan pasir dan debu. Perlu diketahui bahwa partikel debu adalah benda yang sangat ringan sehingga angin yang bertiup sedikit kencang pun akan mampu menerbangkan partikel debu tersebut.

iklan donasi pustaka2

Debu secara fisik sangat kecil sehingga tak terlihat dan secara tak sengaja dapat terhisap masuk kedalam sistim pernafasan manusia sehingga dapat terjadi gejala gangguan saluran pernafasan mulai dari hidung, mulut, tenggorokan dan paru-paru. Selain itu debu-debu yang bertiup juga akan melengket pada kulit sehingga kulit akan terasa kering dan kasar.

Jika ini terjadi maka kita harus rajin membersihkan kulit tubuh selain itu debu dapat juga masuk kepermukaan bola mata. Perlu juga diketahui bahwa angin kencang apalagi badai dapat menerbangkan benda-benda padat dengan ukuran tertentu yang bisa melukai kita. Selain anggota badan seperti tangan, kaki atau punggung juga bisa melukai wajah atau muka.

Al Muasir 1a

 

 

Untuk itu jika ada badai gurun atau pasir yang akan menerbangkan debu dan benda lainnya maka calon jamaah haji dianjurkan melakukan beberapa tindakan dan pencegahan secara cepat dan tepat. Seperti dikutip dari laman kemenag.go.id, berikut ini tindakan yang harus dilakukan:

  • Membersihkan kulit tubuh dengan memakai air bersih (mandi)
  • Mencuci wajah dan kelopak mata beberapa kali sehari.
  • Bawa dan pakailah kaca mata dan jangan memakai lensa kontak
  • Bawalah cairan tetes mata untuk segera dipakai jika terasa ada yang mengganjal dalam kelopak mata atau mata terasa kering dan perih.
  • Bernafaslah melalui lapisan kain yang sudah dibasahi, minyaki lubang hidung (dengan mengoleskan sedikit jelly berminyak) agar tidak terjadi pengeringan pada selaput lendir (mukosa) hidung.
  • Polesi bibir dengan pelapis anti kering.
  • Selain kaca mata maka wajah dapat dilindungi dengan kain penutup wajah.

Tak kalah pentingnya calon jamaah haji untuk menjaga kebersamaan dengan rombongan dan saling memberi pertolongan serta saling membantu. Ini berlaku bagi jamaah baik yang sudah lanjut usia maupun yang masih muda. [ ]

 

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: al arabiya

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment