Haruskah Dikumandangkan Adzan Sebelum Jenazah Dikuburkan?

Adzan di kuburan 1

Assalamu’alaykum, Pak Aam, saya dan keluarga baru setahun pindah rumah di luar kota. Ditempat yang baru ini setiap jenazah yang hendak dikuburkan selalu dikumandangkan adzan. Apakah hal ini ada contoh dari Rasulullah Saw?. Mohon penjelasannya dan terima kasih. ( Agus Budiman by email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Agus dan pembaca sekalian, sebenarnya pertanyaan ini sudah sering ditanyakan, baik melalui pengajian maupun radio atau email. Namun tidak mengapa untuk mengingatkan kembali coba kita bahas lagi.

Perlu kita ketahui ada dua fungsi utama dari adzan. Pertama, adzan berfungsi sebagai alat atau seruan untuk memberitahukan bahwa waktu shalat telah tiba. Shalat wajib adalah ibadah yang telah ditentukanwaktunya secara definitive. Bisa kita simak dalam firman Allah Swt,

“…. Sesungguhnya, salat itu adalah kewajiban yang ditentukanwaktunya atas orang-orang beriman.” (Q.S. An-Nisā’ [4]: 103).

Sebelum shalat, kita harus yakin dulu bahwa waktunya sudah masuk.Di sinilah pentingnya azan sebagai alat untuk memberitahukan bahwa waktu shalat telah tiba. Sebab melaksanakan shalat tepat pada waktu menjadi salah satu sebab sahnya shalat tersebut. Misalnya, ketika bangun tidur langsung shalat Subuh padahal belum masuk waktu Subuh maka ketika terdengar adzan Subuh ia harus shalat Subuh lagi dan sebagainya.

Fungsi kedua, adzan berfungsi sebagai alat untuk mengajak orang mengerjakan shalat berjamaah khusus di masjid. Bagi kaum laki-laki yang telah baligh dan tidak ada udzur syar’i maka baginya mengerjakan shalat lima waktu di masjid.

BACA JUGA  Khawatir Melanggar HAKI, Kembangkan dengan ATM

Terkait dengan pertanyaan Anda tersebut, memang, di masyarakat kita ada kebiasaan sebelum dimasukkan ke lubang kubur, jenazah dikumandangkan azan terlebih dahulu. Namun, hal ini perlu kita kritisi bahwa jenazah sudah tidak mungkin memenuhi panggilan adzan. Ingat,fungsi adzan untuk memberi tahu bahwa waktu shalat wajib telah tiba dan untuk mengajak shalat berjamaah. Pertanyaannya, apakah jenazah bisa memenuhipanggilan itu?

Dengan demikian, kita bisa menyimpulkan bahwa tidak perlu adzan saat menguburkan jenazah karena Nabi Saw. tidak pernah mencontohkannya. Juga, jenazah tidak mungkin memenuhi panggilan adzan tersebut. Jadi menurut hemat saya kita tidak perlu mengumandangkan adzan saat hendak menguburkan jenazah baik di rumah dukan atau pun saat di pemakaman. Demikian penjelasannya, semoga bermanfaat. Terkait dengan adzan dan shalat ini, saya sudah menuliskannya dalam sebuah buku yang berjudul “Sudah Benarkah Shalatku?”, didalamnya juga dibahas seputar adzan dan beberapa hukum maupun rukun shalat. Wallaahu a‘lam. [ ]

buku sudah benarkah shalatku

Editor: iman

Ilustrasi foto: dailysun

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment