Bacaan Shalat Jenazah

kematian

Sebagaimana kiat ketahui, shalat jenazah terbilan shalat paling ringan karena hanya terdiri dari takbir dan doa di setiap takbir tersebut.

Berikut ini adalah tata cara shalat jenazah dan bacaannya berdasarkan pada hadits  yang dipandang sebagai hadits shahih.

  1.  Niat, yang tulus dan ikhlas.
  2. Mengambil posisi searah kepala jenazah untuk jenazah laki-laki dan perut untuk perempuan jika shalatnya sendirian atau menjadi  imam.  Jika menjadi makmum berbaris saja sebagai biasa shalat berjama’ah.
  3. Mulailah mengangkat tangan diiringan ucapan takbir sebagai Takbir Pertama dan dilakukan sebagaimana takbirotul ihrom pada shalat yang lain.  Kemudian simpanlah tangan seperti pada shalat yang lain yaitu tangan kanan di atas tangan yang kiri.
  4. Selanjutnya bacalah surat Al-Fatihah lengkap dengan ta’awudz-nya.  Sesuai perintah umum membaca taawudz ketika hendak membaca Al Qur’an.
  5. Selesai takbir pertama, angkat kembali tangan diiringi takbir dan menyimpan tangan sebagai Takbir Kedua.  Posisi tetap berdiri. kemudian bacalah shalawat seperti dicontohkan Rasulullah saw yaitu  :

Allahumma sholli ala Muhammad wa ala ali Muhammad, kama shollaita ala Ibrahim, wa barik ala Muhammad wa ala ali Muhammad kama barokta ala Ibrahim, innaka hamidun majid. 

Selesai takbir kedua, lakukan kembali takbir seperti pada takbir pertama dan kedua.  Posisi badan tetap berdiri.

Lakukan kembali untuk Takbir Ketiga dan Takbir kempat seperti takbir sebelumnya.

Teks doa dari masing-masing Takbir ketiga dan Takbir keempat dapat memilih satu doa di antaranya :

 

  1. Allaahummaghfirlahu warhamhu wa’aafihii wa’fu anhu wa akrim nuzu lahu wa wassi’ madkholahu waghsilhu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqihi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadhu minaddanasi wa abdilhu daaron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wazaujan khoiron min zaojihi wa adkhilhuljannata wa ‘aidzhu min ‘adzaabilqobri wafitnatihi wamin ‘adzaabinnaari.
  2.  Allahummaghfirli hayyina wa mayyitina  wa saghirina wa kabirina wa dhakarina wa unthana wa shahidina  wa ghaibina .
  3. Allahumma, man ahyaytahu minna fa ahyihi alal imani wa man tawaffaytahu minna fa tawaffahu alal islam.   allahumma la tahrimna ajrahu wala tudillana ba’adahu
  4. Alloohumma anta robbuha wa anta kholaqtahaa wa anta hadaitaha lil islaam wa anta qobadt ta ruuhaha wa anta a’lamu bisirrihaa wa ‘alaa niyataha ji-naa syufa’aa a faghfirlahaa.


Dari sejumlah hadis yang membahas shalat jenazah, tak satupun yang menyebutkan adanya adzan dan iqamat sebelumnya.

BACA JUGA  Menggapai Surga Dengan Memakmurkan Masjid

Penjelasan selengkapnya dapat dibaca dalam Buku Panduan Praktis Fiqih Shalat Jenazah, Check Up Kepengurusan Jenazah berdasarkan Syariah dan Medis, Penerbit Yayasan Percikan Iman.

 

fiqih shalat jenazah

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment