Bolehkah Daging Qurban Dibagikan Kepada Non Muslim?

Daging Qurban 2

Assalamu’alaykum.  Pak Aam, saya tinggal di komplek yang tidak semuanya orang Islam melainkan ada beberapa yang non muslim. Saat qurban nanti apakah daging qurban boleh dibagikan kepada non muslim sebab ada yang berpendapat lebih utama ke sesama muslim. Mohon penjelasannya dan terima kasih. ( Rendy by email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Pak Rendy dan pembaca sekalian, begini dalam Islam ini kita mengenal apa yang disebut dengan ibadah  mahdhah yakni yang berhubungan langsung dengan Allah misalnya shalat,puasa dan ghairu mahdhah atau ibadah yang kaitannya dengan sesama atau ada nilai sosialnya  misalnya zakat dan qurban. Ini juga biasa disebut dengan istilah habluminallah dan habluminannas. Nah, ibadah qurban yang dilaksanakan saat bulan Dzulhijah ini selain diniatkan ikhlas karena Allah juga ada dimensi sosialnya yakni kepedulian bagi yang mampu untuk menyembelih  hewan ternak kalau di Indonesia ummnya domba atau sapi. Kemudian dagingnya dibagikan kepada tetangga, kerabat atau sanak saudara.

promooktober

Dalam syariatnya bagi yang qurban boleh mengambil haknya atas daging hewan yang diqurbankan tersebut ukurannya ada yang menyebutkan hingga seperti 1/3 bagian dan sisanya boleh dibagikan kepada sanak saudara, kerabat bahkan tetangga. Secara syariat tidak ada nash atau dalil yang menyebutkan daging qurban harus dibagikan kepada siapa saja. Bukan hanya kaum dhuafa, bahkan orang kaya atau mampu pun boleh dibagi daging qurban. Ini berbeda dengan pembagian zakat yang ada asnaf atau golongan yang berhak menerima zakat. Salah satu hikmahnya dari pembagian daging qurban adalah untuk menjaga ukhuwah dan silaturrahim dengan sesama saudara muslim.

Lalu apakah boleh daging qurban tersebut dibagikan atau diberikan juga kepada teman atau tetangga yang non muslim?. Menurut para ulama membolehkan atau tidak ada larangan memberikan atau membagikan daging qurban kepada yang non muslim (kafir). Namun ada beberapa ulama yang memberi catatan atau syarat sepanjang  non muslim tersebut tidak memerangi kita atau kaum muslimin atau istilahnya bukan kafir harbi  yakni kafir yang memerangi atau memusuhi kaum muslimin.

Dalam Al Quran, Allah Swt tidak melarang kita untuk berbuat baik kepada orang-orang kafir yang tidak memerangi kaum muslimin, seperti dalam firman-Nya:

Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil”. (QS. Al Mumtahanah : 8)

Inilah satu dalil yang membolehkan berbuat baik kepada tetangga atau kerabat yang non muslim termasuk dalam hal menerima atau membagian daging qurban. Ada ada beberapa ulama yang memberi catatan bahwa mereka tidak sedang memerangi kita atau kaum muslimin lainnya. Orang kafir atau non muslim ini hidup rukun dan damai bersama masyarakat muslim.

Jadi hemat saya, tentu boleh membagikan daging qurban kepada non muslim sebagai salah satu akhlak seorang muslim yang baik dan juga syiar Islam kepada non muslim. Namun ada juga yang berpendapat bahwa tetap yang lebih utama dengan memprioritaskan sesama kaum muslimin terlebih dulu sebelum kepada non muslim.  Alasannya karena adanya hubungan keimanan sehingga menjadikan mereka saudara muslim tersebut lebih berhak untuk diutamakan.  Demikian sedikit penjelasannya, semoga dapat dipahami. Wallahu’Alam. [ ]

buku sudah benarkah shalatku

Editor: iman

Ilustrasi foto: tribunnews

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment