Hukum Qurban Bagi Yang Mampu Apakah Wajib?

Qurban_Sapi 2

PERCIKANIMAN.ID – – Sangat dianjurkan bagi kaum muslimin yang mampu pada hari Raya Idul Adha untuk menunaikan ibadah qurban dengan menyembelih binatang ternak. Menurut syariat binatang ternak yang dimaksud untuk ibadah qurban bisa berupa domba, sapi, kambing, biri-biri atau pun unta. Lalu apakah berqurban bagi orang yang mampu hukumnya menjadi wajib?

 

Dikutip dari buku “Hadits Lemah & Palsu Yang Populer” karya Nurdin Latief  dijelaskan bahwa telah menceritakan kepada kami Abu Bakr bin Abi Syaibah, telah menceritakan kepada kami Zaid bin Hubab, telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Ayyasin dari Abdirrahman ar-A’raji dari Abu Hurairah r.a. dia berkata,

promooktober1

 

Telah bersabda Rasulullah Saw.,Barangsiapa yang diberi keleluasaan (kemampuan harta) dan tidak berkurban maka jangan sekali-kali mendekati tempat shalat kami.’”

Penjelasan hadits :

Hadits ini diriwayatkan oleh Ibnu Majah dalam bab Adhahiyuu Wajibatun Hiya Amlaa. no. 3114. Dengan jalur periwayatan dari Abu Bakri bin Abu Syaibah dari Zaid bin al-Hubab dari Abdullah bin Ayyasin dari Abdirrahman ar-Ra’ji dari Abu Hurairah, dari Rasulullah Saw.

 

Diriwayatkan pula oleh Imam Ahmad dalam Bab Baqi Musnad Sabiqun no. 7924. Dengan jalur periwayatan dari Abu Abdirrahman dari Abdullah bin Ayyasin dari Abdirrahman bin Hurmuz al-A’raji dari Abu Hurairah dari Rasulullah Saw.

 

Kelemahan hadits di atas karena dalam periwayatnya ada rawi yang bernama Abdullah bin Ayyasin. Dia didhaifkan oleh Imam Nasa’i dan Abu Daud (Mizanul I’tidal 4: 158 no. 4498). Ibnu Yunus berkata, “Dia itu munkarul hadits.” (Sarah Sunan Ibnu Majah) Al-Hafizh Ibnu Hajar mengatakan bahwa hadits ini Mauquf. (Bulughul Maram no. hadits: 1374) Imam as-Shan’ani mengatakan, hadits tersebut mauquf dan tidak bisa dijadikan hujjah tentang wajibnya berkurban (Subulus Salam Sarah Bulughul Maram 4: 91 no. hadits: 3).

 

Sebagaimana keterangan di atas, maka jelaslah bahwa hukum berkurban itu adalah sunah, termasuk bagi orang yang mampu. Hal ini merujuk pada hadits sahih berikut ini.

Dari Ummu Salamah, sesungguhnya Rasulullah Saw. bersabda,

“Apabila kamu melihat hilal (bulan tanggal satu) Dzulhijjah dan salah seorang dari kamu ingin berkurban, hendaklah dia menahan diri dari (memotong) rambut dan kukunya.” (H.R. Muslim)

Penjelasan hadits:

Derajat hadits ini adalah sahih. Hadits ini diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam bab Nahyu Man Dakhala Alaihi Dzulhijjah wahuwa Muriidu Tadhiyyah no. 3655. dari jalur periwayat Hajaj bin Sya’ir dari Yahya bin Katsir al-Anbari dari Syu’bah dari Malik bin Anas dari Umar bin Muslim dari Sa’id bin Musayyab dari Ummu Salamah dari Rasulullah Saw. Hadits dengan matan seperti ini diriwayatkan pula oleh Imam Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah, Abu Daud, Imam Ahmad, dan ad-Darimi.

Dalam hadits di atas ada kalimat, “Dan salah seorang dari kamu ingin berkurban” menunjukkan bahwa berkurban itu hukumnya sunah–bukan wajib—sekalipun bagi orang yang mampu. Namun sebagian ulama hadits menjelaskan bahwa sunnah disini yakni sangat dianjurkan. Wallaahu a‘lam. [ ]

 

Buku Muliakan Ibumu 1

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment