Akhirat, Kehidupan yang Sesungguhnya (Tafsir Surat Al-A’la Ayat 17-19)

surga

Dalam ayat ke-16 telah dijelaskan bahwa banyak manusia yang tertipu oleh  kehidupan dunia yang sebenarnya “hanya sesaat”. Allah Swt tidak melarang kita untuk menikmati dunia, selama kita mendapatkannya dengan cara yang halal dan benar menurut aturan-aturan Allah.

Pada ayat berikutnya atau ayat ke-17, Allah swt. Menegaskan, walau bagaimanapun akhirat itu lebih kekal daripada dunia.

promooktober

وَالْآخِرَةُ خَيْرٌ وَأَبْقَى

Sedang kehidupan akhirat adalah lebih baik dan lebih kekal.

Subhanallah, Maha Suci Allah. Allah terus mengingatkan kita pada kehidupan yang sesungguhnya, yakni kehidupan akhirat yang penuh dengan kenikmatan dan keabadian. Namun sayang, sangat sedikit yang memahami akan kecintaan Allah ini.

Dalam ayat berikutnya Allah Swt berfirman ;

إِنَّ هَذَا لَفِي الصُّحُفِ الْأُولَى  

صُحُفِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى

Sesungguhnya ini benar-benar terdapat dalam kitab-kitab yang dahulu. (Yaitu) Kitab-kitab Ibrahim dan Musa

Peringatan ini bukan hanya termaktub dalam Al Quran saja, tetapi juga termaktub dalam kitab-kitab yang diturunkan sebelum Al Quran, yaitu pada kitab Injil yang diturunkan pada Nabi Isa a.s., kitab Tauret yang diturunkan pada Nabi Daud a.s., bahkan tercantum dalam suhuf (lembaran-lembaran) yang disampaikan pada Nabi Ibrahim a.s. Wallahu A’lam.

 

(Visited 1 times, 2 visits today)

REKOMENDASI