Wajibkah Shalat di Raudhah Saat Haji?

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz mau bertanya, mengapa orang yang pulang dari ibadah haji suka bahagia kalau sempat shalat di Raudhah?  Sebenarnya apakah Raudhah itu? Shalat apa yang bisa dilakukan di sana? Dan apa hukumnya shalat di Raudhah itu? Mohon penjelasan dan terima kasih. ( Leni by email )

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya ibu Leni dan pembaca sekalian, perlu diketahui bahwa yang disebut dengan Raudhah adalah suatu bidang tempat shalat yang berada di Masjid Nabawi, posisinya terletak antara mimbar dengan rumah Nabi Saw. Disaat haji banyak orang yang berlomba untuk bisa shalat di Raudhah. Hal ini merujuk pada sabda Rasulullah Saw.,

 

Bidang (lahan) antara rumahku dan mimbarku adalah sebuah taman dari taman-taman surga.”  (HR. Bukhari)

 

Bagi yang pernah melaksanakan ibadah haji atau umroh tentu tahu bahwa Raudhah itu tempatnya relatif sempit. Ukurannya mungkin sekira 4X6 meter, sementara masjid Nabawi berukuran 98.000 m2. Dengan kondisi yang demikian kecil tersebut dibanding dengan ribuan bahkan jutaan jemaah haji tentu memerlukan tenaga dan juga kesempatan yang lumayan sulit. Tentu saja konsekuensinya, untuk bisa shalat di Raudhah ini, orang butuh usaha yang ekstra keras karena harus bersaing dengan ribuan jemaah haji lain.

 

Shalat di Raudhah sendiri hukumnya sunah. Artinya tidak harus bisa melaksanakan shalat di Raudhah jika kesempatan tersebut tidak memungkinkan. Jangan sampai memaksakan diri dengan berdesakan yang cenderung menyakiti fisik baik diri sendiri maupun orang lain karena berdesak-desakan tersebut. Sementara menyakiti sesama manusia apalagi sesama muslim hukumnya haram atau terlarang.

promooktober1

 

Jadi, kalau kita ditakdirkan berada di Masjid Nabawi dan menyaksikan orang-orang berjubel berebut bahkan sikut sana sini untuk bisa shalat di Raudhah dan logika kita mengatakan bahwa kalau ikut rebutan itu akan menyakitai orang lain, lebih baik kita tidak ikut berebut. Ingat, menyakiti orang lain itu hukumnya haram sementara shalat di Raudhah itu hukumnya sunah. Jadi menurut hemat saya jangan sampai demi bisa melakukan yang sunah kita melakukan yang haram.

 

Alasan lainnya, kita diharamkan untuk menjerusmuskan diri pada kebinasaan, sebagaimana firman Allah swt. “Janganlah kamu menjerumuskan diri pada kebinasaan.”  Jadi, menjaga diri agar selamat hukumnya wajib, sementara shalat di Raudhah itu hukumnya sunah. Karena itu, jangan sampai demi melaksanakan yang sunah kita mengorbankan yang wajib.

 

Lalu shalat apa saja yang bisa dilakukan di Raudhah? Secara prinsip, shalat apa pun bisa dilakukan. Kita bisa shalat wajib maupun yang sunnah seperti, tahiyyatul masjid, dhuha, istikharah, dan sebagainya.. Pokoknya shalat apa pun bisa dilakukan sepanjang ada tuntunan syariahnya dan selama memungkinkan. Artinya selama situasi dan kesempatan tersebut ada maka boleh dikerjakan. Demikian penjelasannya, semoga bermanfaat. Wallahu A’lam. [ ]

buku doa orang-orang sukses

Editor: iman

Ilustrasi foto: ihram.asia

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

 

(Visited 174 times, 4 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment