Al-Quran, Firman Pemisah yang Benar dan Salah (Tafsir Surat Ath-Thariq 13)

alquran

Pada ayat-ayat 11 dan 12 dalam surat Ath-Thariq, Allah swt. memaparkan tentang tanda-tanda kebesarannya  seperti adanya hujan yang turun dari langit sebagai salah satu gejala alam.  Hujan turun ke bumi dan airnya menjadi sumber kehidupan di dunia ini.   Pada ayat berikutnya atau ayat ke-13,  Allah memaparkan tentang Al-Qur’an sebagai pemisah antara benar dan salah.

Berikutnya adalah ayat ke-13 ;

إِنَّهُ لَقَوْلٌ فَصْلٌ

Sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang benar dan yang salah

Sesudah Alah swt. menjelaskan  keagungan ciptaannya, Allah swt. menyuruh agar kita memperhatikan firman-firman-Nya yang termaktub dalam Al Quran. ”Sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang benar dan yang salah”

Ayat-ayat Allah swt. tertera dalam dua sumber, yaitu alam dan Al Quran. Tanda-tanda kegungan Allah yang tertera pada alam disebut ayat kauniyyah, misalnya pada ayat 12 dan 13 di atas, Allah mengajak untuk menafakuri air hujan dan dan tumbuh-tumbuhan. Ini adalah contoh ayat kauniyyah. Dengan penelaahan terhadap ayat-ayat kauniyyah, diharapkan kita makin sadar akan eksistensi diri kita sebagai makhluk dan makin sadar akan eksistensi Allah swt. sebagai Khaliq (Maha Pencipta).

Ayat-ayat Allah yang kedua terdapat dalam Al Quran, biasa disebut ayat qur’aniyyah. Allah swt. menjelaskan berbagai prinsip kehidupan dalam Al Quran untuk dijadikan pegangan hidup (way of life) oleh manusia agar mendapat kebahagiaan dunia akhirat. Kita sekarang sedang menelaah ayat-ayat qur’aniyyah. Sesungguhnya ayat-ayat kauniyyah dan qur’aniyyah saling melengkapi. Alangkah ideal kalau kita berusaha menyisihkan waktu untuk menelaah ayat kauniyyah dan qur’aniyyah sehingga kita akan memiliki pemahaman konfrehensif tentang hakikat kehidupan. Kita akan mampu memisahkan mana yang benar dan yang salah, ”Sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman yang memisahkan antara yang benar dan yang salah”

BACA JUGA  Lempar Janji Sembunyi Iman (Tafsir Surat Al-Baqarah [2]: 100-102) Bag. 2

Al Quran secara bahasa berasal dari kata qoro-a, yaqro-u, qur’aanan, yang berarti membaca. Adapun Al Quran dalam arti luas adalah “sesuatu yang dibaca secara berulang-ulang”.

Sedangkan menurut istilah para ahli, Al Quran adalah, “Firman Allah yang mengandung mukjizat yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., melalui Malaikat Jibril yang termaktub pada mushaf-mushaf (lembaran-lembaran), disampaikan secara mutawatir (serempak) kepada seluruh umat di dunia dengan bahasa Arab dan membacanya dinilai sebagai ibadah, diawali dengan surat Al Fatihah dan diakhiri dengan surat An-Nas.” Definisi ini diambil dari beberapa ayat Al Quran, di antaranya Q.S. Al Qiyaamah (75) ayat 17-19  dan  Q.S. Al Israa’ (17) ayat 9.

Bersambung ke ayat 14…..

 

tafsir kontemporer

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment