Apakah Ziarah ke Makam Rasulullah Termasuk Rangkaian Ibadah Haji ?

kabah

 

Assalamu’alaykum. Pak Aam insya Allah saya dan suami tahun ini mau berangkat haji. Ada saudara yang bilang atau berpesan bahwa jangan lupa untuk ziarah ke makam Rasulullah Saw karena banyak sekali keutamaannya. Pertanyaan saya bagaimana hukum ziarah ke makam Rasululah Saw.? Apakah ziarah tersebut termasuk dalam rangkaian ibadah haji? Mohon penjelasan disertai dalil. ( Dinda by email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya Ibu Dinda dan pembaca sekalian, Alhamdulillah ibu dan suami bisa berangkat haji tahun ini. Sebenarnya pertanyaan Anda sudah sering kita bahas yakni apakah ziarah ke makam Rasulullah Saw termasuk rangkaian ibadah haji tidak? Namun sebagai pengingat dan untuk lebih paham lagi sedikit bisa bahas. Bapak dan ibu sekalian dapat saya sampaikan bahwa secara prinsip, tidak ada dalil sahih yang secara khusus menyuruh untuk ziarah ke makam Rasulullah Saw. Yang ada adalah dalil yang memerintahkan untuk berziarah ke Masjid Nabawi.

iklan donasi pustaka2

 

Siapkanlah kendaraan untuk mengunjungi tiga masjid, yaitu Masjidil Haram, masjidku ini (Masjid Nabawi), dan Masjidil Aqsha.” (H.R. Bukhari).

 

Masjidil Haram berada di kota Mekah, Masjid Nabawi berada di kota Madinah, dan Masjidil Aqsha berada di Palestina.

 

Dalam hadis ini, ada perintah untuk mengunjungi (berziarah) ke Masjid Nabawi, bukan ziarah ke makan Nabi Saw. Walaupun memang betul bahwa makam Nabi itu berada di Masjid Nabawi. Namun perlu ditegaskan bahwa perintahnya bukan ziarah ke makan Rasulullah Saw. tetapi ziarah ke Masjid Nabawi.

 

Adapun keutamaan kalau kita bisa shalat di Masjid Nabawi adalah sebagai berikut.  Rasulullah saw. bersabda,

 

Satu kali shalat di masjidku ini adalah lebih baik dari seribu kali shalat di masjid-masjid lainnya kecuali Masjidil Haram.” (H.R. Bukhari)

 

Karena makam Rasulullah Saw. berada di Masjid Nabawi, tentu akan sangat baik jika kita melaksanakan shalat di masjid ini, kita pun menyempatkan ziarah ke makam Nabi Saw. Namun, harus diingat niat kita berziarah bukan untuk meminta, melainkan untuk mengambil pelajaran bahwa suatu saat kita pun akan mati. Rasulullah Saw. bersabda,

 

Berziarahlah ke kubur, karena ia akan mengingatkanmu pada akhirat (kematian).” (H.R. Muslim)

 

Kesalahan yang banyak dilakukan umat Islam saat berziarah ke makam Rasulullah Saw. yaitu megajukan permohonan dan mengadukan permasalahan. Jelas ini perbuatan yang tidak dicontohkan Rasulullah Saw.

 

Bagaimana cara ziarah ke makam Nabi? Caranya kita menghadap ke makam, lalu berdoa,  “Assalamualaika ya Rasulullah warahmatullahi wa barakatuh (Semoga keselamatan, rahmat Allah, dan berkah-Nya dilimpahkan kepadamu ya, Rasulullah).” Hal ini berdasarkan pada sabda Rasulullah saw., “Tidaklah seseorang mengucapkan salam kepadaku kecual Allah mengembalikan rohku kepadaku hingga aku membalas salamnya.” (H.R. Abu Daud dengan derajat sanad yang Hasan)

 

Di sebelah makam Rasulullah Saw. ada juga makam Abu Bakar r.a. dan Umar bin Khattab r.a. Karena itu, selesai salam kepada Nabi kita pun salam kepada Abu Bakar dan Umar dengan mengucapkan, “Assalamualaikum ya Aba Bakrin. Assalamualaika ya Umara bin Khattab.

 

Setelah membaca ini kita tinggalkan makam Rasulullah Saw. tak perlu meminta apa pun kepadanya karena hal itu tidak pernah dilakukan oleh para sahabat Nabi Saw.

 

Sesunggunya ziarah ke makam Rasulullah saw. bukan merupakan rangkaian ibadah haji.  Artinya, haji seseorang dinilai sah apabila bisa melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji seperti ihram, mabit di Mina, wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, tawaf ifadah, sa’i, dan tahallul, walaupun tidak disertai dengan ziarah. Namun sayang kalau kita sudah berada di Mekah tetapi tidak menyempatkan diri datang ke Masjid Nabawi. Karena itu, hampir semua jemaah haji menyempatkan diri berangkat ke Madinah untuk shalat di Masjid Nabawi. Demikian penjelasannya, semoga bermanfaat dan pembaca sekalian yang tahun ini Allah panggil ke Baitullah semoga menjadi haji yang mabrur dan mabrurah. Wallahu A’lam. [ ]

 

buku doa orang-orang sukses

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

 

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment