Haji Mabrur dan Tanda-Tandanya

kabah

Assalamu’alaykum. Pak Aam, insya Allah tahun ini saya dan suami akan berangkat haji. Saya mohon penjelasan mengenai pengertian haji mabrur dan tanda-tandanya.  Terima kasih. ( Ana by email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya ibu Ana dan pembaca sekalian, tentunya menjadi haji mabrur merupakan cita-cita setiap muslim yang melaksanakan ibadah haji, karena tidak ada balasan bagi haji yang mabrur kecuali maghfirah (ampunan) Allah Swt. dan surga-Nya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Saw. dalam hadis-hadis berikut:

 

Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Suatu umrah ke umrah merupakan penghapus dosa antara keduanya. Dan tidak ada balasan bagi haji mabrur kecuali surga.” (H.R. Jamaah, kecuali Abu Daud)

 

Dalam hadits lain yang disampaikan Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah Saw. bersabda, “Siapa yang ibadah haji dan tidak rafats (bicara tidak senonoh) dan tidak berbuat fusuk (dosa), maka akan terampuni dosanya seperti seorang bayi yang baru lahir dari ibunya.” (H.R. Bukhari, Muslim, Nasa’i, dan Ibnu Majah)

 

Sementara dalam hadits lain yang juga disampaikan Abu Hurairah r.a. berkata, Rasulullah Saw. bersabda, “Orang-orang yang berhaji dan berumrah adalah para tamu Allah. Bila mereka berdoa, Allah swt. akan mengabulkannya dan bila beristighfar Allah akan mengampuninya.” (H.R. Nasa’i, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban)

promooktober

 

Dari beberapa hadits diatas dapat kita simpulkan bahwa haji mabrur artinya ibadah haji yang diterima oleh Allah swt. Ciri atau tanda-tandanya bahwa seseorang itu menjadi haji mabrur adalah terjadi perubahan ke arah yang lebih baik. Misalnya, sebelum  berhaji sering terlambat shalat wajib, setelah berhaji selalu shalat awal waktu; sebelum haji jarang ke majelis ta’lim, setelah berhaji menjadi rajin; sebelum berhaji tidak pernah shalat tahajud, setelah berhaji menjadi sering tahajud.

Begitu pun dengan ibadah-ibadah sosial lainnya. Jadi secara umum atau kasat mata nampak ada perubahan baik ibadah mahdhah ( habluminallah) maupun ghairu mahdhah ( hablumminannas) yang lebih baik dari sebelum menunaikan ibadah haji. Demikian juga dengan spiritualnya juga mengalami peningkatan.   Wallahu A’lam. [ ]

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

 

(Visited 2 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment