Haruskah Diulang Pernikahan yang Dilangsungkan Ketika Mempelai Wanita Tengah Hamil ?

menikah

Ustadz, saya sudah menikah selama 10 tahun. Saya dinikahkan orangtua karena hamil di luar nikah. Apakah saya selama ini termasuk berzina dengan suami karena yang saya tahu wanita hamil tidak boleh dinikahkan? Lalu, apakah saya harus menikah ulang? Bagaimana kalau perekonomian kami tidak mampu untuk menikah ulang? Atas penjelasannya, saya ucapkan terima kasih.

Secara umum, menikahi wanita hamil (baik dengan cara sah apalagi dengan cara tidak sah) adalah terlarang meski ada juga sebagian ulama yang membolehkannya. Untuk wanita yang hamil karena perzinaan, maka diupayakan agar yang menikahinya adalah yang menzinainya.

iklan donasi pustaka2

Dan, terlarang bagi seorang laki-laki suci untuk menikahi wanita zina, baik belum hamil apalagi sudah hamil. Kebanyakan orangtua saat ini memang bersegera menikahkan anaknya yang sudah kedapatan hamil agar bisa menutupi aib keluarga.

Jika berpegang pada pendapat yang melarangnya, maka pernikahan itu tidak sah dan akad pun harus diulang kembali. Alasan ekonomi tidak menjadi soal karena akad tidak membutuhkan biaya besar. Untuk walimahnya, cukup dilakukan secara sederhana sesuai kemampuan.

Kalau kita berpegang kepada pendapat yang membolehkan, maka tidak menjadi masalah menikahi wanita yang sedang hamil, sehingga tidak perlu ada pengulangan. Imam Nawawi memberi jalan tengah, menikahi wanita hamil dan menggaulinya hukumnya makruh sehingga lebih baik jika dilakukan pernikahan ulang untuk lebih meyakinkan. Wallahu a’lam bishshawab.

 

* Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected] atau melalui Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/

(Visited 1 times, 7 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment