Benarkah Tradisi Mudik Sejak Zaman Majapahit?

Mudik 2 solopos

PERCIKANIMAN.ID – – Biasanya nih, di pekan terakhir bulan suci Ramadan, jutaan manusia di Indonesia sudah siap-siap bereksodus. Eksodus dari kota-kota besar atau bahkan dari luar Indonesia (sekolah atau bekerja di luar negeri) ke kampung-kampung halaman mereka yang lazim kita kenal dengan tradisi mudik.

Jutaan manusia rantau yang berangkat dengan beragam jenis transportasi. Mulai dari kendaraan pribadi roda dua dan roda empat, bus, kereta api, pesawat terbang, hingga kapal laut. Tapi apa Anda sudah tahu asal usul tradisi mudik di Ibu Pertiwi?

promooktober1

Seperti dikutip dari okezone,Jum’at (9/6/2017), ada beberapa versi dari berbagai sumber tentang asal usul mudik. Dari sebutannya sendiri, “Mudik”, versi pertama merujuk pada asal kata dari bahasa Jawa: ‘Mulih Dilik’ yang artinya pulang sebentar dari tempat perantauan ke kampung halaman.

Namun belakangan sebutan “Mudik” lebih dikaitkan dengan kata “Udik” yang artinya desa atau kampung. Terlepas Anda percaya yang mana, tradisi ini ternyata sudah eksis sejak berabad-abad lalu, lho!

Sejak era Kerajaan Majapahit (1293-1500 Masehi). Era di mana masyarakatnya sudah merantau untuk membuka lahan di berbagai wilayah yang sudah ditaklukkan, baik (masih) di Pulau Jawa hingga ke pulau-pulau luar.

Biasanya masyarakat perantauan asal Kerajaan Majapahit akan pulang kampung jelang hari-hari besar keagamaan. Mereka “mudik” untuk mengunjungi dan membersihkan makam-makam leluhur, serta berkumpul lagi dengan keluarga besar.

Pun begitu, dulu belum disebut “mudik” karena penyebutannya baru ramai di tengah-tengah masyarakat di era 1970-an. Tapi apa Anda juga tahu bahwa sedianya tradisi serupa ternyata tidak hanya ada di Indonesia?.

Setidaknya ada 9 negara yang juga punya tradisi yang persis seperti budaya mudik di Indonesia. Di antaranya adalah China, di mana masyarakatnya dari dari kota-kota besar, baik di dalam negeri maupun di luar China, akan pulang ke kampung halaman setiap perayaan Imlek atau Tahun Baru China.

Selain itu di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat (AS) juga punya tradisi mudik, yakni setiap perayaan Thanksgiving setiap hari Kamis pekan keempat bulan November. Di Korea Selatan setiap tanggal 15 bulan kedelapan kalender bulan, di mana masyarakatnya merayakan Hari Chuseok atau Festival Panen.

Di India meski banyak masyarakatnya yang muslim, tradisi mudik terbesar tidak terjadi jelang Hari Raya Idul Fitri, melainkan di Hari Diwali pada setiap musim gugur. Nah, kalau di Mesir budaya mudiknya jelang Hari Raya Idul Adha.

Sementara negara-negara yang serupa dengan Indonesia, yakni punya tradisi mudik jelang Lebaran, adalah Malaysia, Bangladesh, Pakistan dan Turki.  [ ]

buku doa

Red: admin

Editor: iman

Ilustrasi foto: solopos

(Visited 2 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment