Walau Miskin, Perokok Tak Berhak Terima Zakat

perokok terima zakat

PERCIKANIMAN.ID – Salah satu mufti dari Malaysia berpendapat, walaupun dalam kondisi miskin para perokok tidak berhak mendapatkan bantuan berupa zakat. Menurut ulama tersebut, perokok tidak layak mendapatkan bantuan karena ia termasuk golongan orang kaya.

Adalah Mufti Perlis, Datuk Dr Asri Zainul Abidin, yang menyatakan bahwa golongan perokok tidak patut menerima zakat maupun sedekah. Alasannya, ujar Asri, perokok sama seperi orang kaya yang menghamburkan uangnya dengan sia-sia.

“Dia (perokok) membazirkan uang untuk sesuatu yang bukan saja sia-sia, bahkan merugikan diri sendiri dan orang di sekitarnya,” katanya dalam laman Facebook pribadinya.

Kata Asri, hanya orang yang berlebihan uang yang bisa melakukan hal itu (merokok). “Apa lagi rokok sekarang harganya mahal. Makanya, perokok bukanlah orang miskin yang perlu meminta bantuan zakat ataupun bantuan keuangan yang lain,” katanya.

Justru Asri mempersoalkan apakah wajar seorang perokok diberikan zakat ataupun bantuan lainnya, sedangkan mereka menghaburkan uang dengan merugikan dirinya serta orang lain.  “Dia tidak termasuk dalam asnaf fakir ataupun miskin sebenarnya.

“Jika ada yang bertanya kepada saya, wajarkah orang yang mengaku miskin tapi merokok diberi zakat ataupun derma? Saya pasti menjawab tidak!.Carilah orang yang benar-benar miskin,” katanya.

Di Malaysia sendiri, para ulama telah memfatwakan bahwa merokok itu hukumnya haram. Keputusan itu ditetapkan dalam Muzakarah Jawatankuasa Fatwa majlis Kebangsaan Hal Ehwal Agama Islam Malaysia: Muzakarah ke-37 pada tahun 1995.

Sumber : Sinarharian

(Visited 1 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment