Kapan Waktu Utama Membayar Zakat Fitrah dan Zakat Maal ?

Zakat Fitrah 1

Assalamu’alaykum. Pak ustadz tahun ini adalah Ramadhan pertama bagi saya karena sebelumnya seorang non muslim. Alhamdulillah saya bisa menunaikan puasa dengan lancar. Terkait dengan kewajiban seorang muslim harus membayar zakat fitrah dan zakat maal maka kapan waktu yang terbaik? Mohon penjelasannya dan terima kasih ( Lidya by email)

 

 

Wa’alaykumsalam Wr Wb. Iya ibu Lidya, sebelumnya izinkan saya secara pribadi  dan mewakili pembaca sekalian mengucapkan selamat atas masuknya Anda menjadi seorang muslimah atau memeluk agama Islam. Semoga hidayah yang telah Allah Swt anugerahkan khususnya kepada Anda dan kita semua dapat terjaga hingga akhir hayat kita.Aamin

Sebagaimana kita ketahui dan pahami zakat adalah salah satu rukun Islam yakni yang ketiga. Secara harfiah Zakat berarti “Tumbuh”, “Berkembang”, “Menyucikan” atau “Membersihkan”. Zakat artinya memberikan sebagian kekayaan untuk orang yang berhak menerimanya (mustahiq) jika sudah mencapai nisab (jumlah kekayaan minimal) dan haul (batas waktu) zakat. Mencapai haul artinya harta tersebut sudah dimiliki selama setahun. Berlaku bagi ternak, harta simpanan dan perniagaan. Sedangkan hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang temuan) tidak ada syarat haul. Begitu dapat langsung dizakati.

Kedudukan zakat dalam ajaran Islam sangat penting jika dikaitkan dengan kajian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat atau ummat Islam. Sebagai bagian dari ibadah zakat merupakan kewajiban orang-orang yang beriman yang secara nyata dan tegas tercantum dalam Al Qur’an. Bagi yang mengerjakan atau menunaikannya maka ia akan dapat pahala dan yang tidak, akan mendapat dosa.

Dalam Al Qur’an sendiri Allah Swt banyak menyebutkan atau memerintahkan kepada Ummat Islam untuk menunaikan atau membayar zakat. Seperti :  ”Dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat…” (QS. Al Baqarah:110),   “Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku’.” (QS.Al Baqarah:43) atau “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.”  (QS.Al Bayyinah:5)

Dan masih ada beberapa ayat Al Qur’an yang membahas atau memerintahkan agar kita menunaikan zakat ini. Terkait dengan pertanyaan Ibu Dyah yakni kapan waktu menunaikan zakat fitrah dan zakat maal?.  Secara umum zakat sendiri terbagi atas dua jenis yakni:

Pertama, zakat fitrah (fitri) yakni  zakat yang wajib dikeluarkan Muslim menjelang Idul Fitri pada bulan Ramadhan. Besar Zakat ini setara dengan 2,5 kilogram/3,5 liter makanan pokok yang ada di daerah bersangkutan. Hal ini seperti yang disampaikan dari Ibnu Umar ra berkata:

BACA JUGA  Wantim MUI: Heran, Kasus Penista Agama Tidak Dianggap Intoleran

Rasulullah saw mewajibkan zakat fitrah satu sha’ kurma atau gandum pada budak, orang merdeka, lelaki perempuan, anak kecil dan orang dewasa dari ummat Islam dan memerintahkan untuk membayarnya sebelum mereka keluar untuk sholat ‘iid. ( Mutafaq alaih ).

Atau hadits yang riwayatkan Ibnu Umar ra.:

Bahwa Rasulullah Saw. memerintahkan agar zakat fitrah diberikan sebelum manusia berangkat untuk salat Ied.” (HR. Muslim)

Kapan waktu menunaikannya? Sesuai dengan namanya zakat fitrah atau fitri maka zakat fitrah harus ditunaikan diakhir Ramadhan dan sebelum pelaksanaan shalat ‘ied (idul fitri) pada pagi hari. Boleh juga ditunaikan misalnya 1 atau 2 hari sebelum shalat ‘ied. Jika lewat dari shalat ‘ied atau setelah shalat ‘ied maka jatuhnya sebagai sedekah.

Hal ini mengacu pada hadits Rasulullah Saw dari Ibnu Abbas ra bahwa,” Rasulullah Saw mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari perkataan yang tidak berguna dan kotor, dan sebagai makanan bagi orang-orang miskin. Maka barangsiapa yang mengeluarkannya sebelum shalat, ia menjadi zakat yang diterima dan barangsiapa mengeluarkannya setelah sholat, ia menjadi sedekah biasa.” (HR.Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Jadi menurut hemat saya,afdhalnya zakat fitrah itu ditunaikan setelah selesai puasa Ramadhan dan sebelum melaksanakan shalat ‘ied atau shalat idul fitri yakni pagi hari. Waktunya boleh malam hari atau pagi-pagi sebelum shalat ‘ied.

Sementara yang kedua adalah zakat maal (zakat harta), yakni yang mencakup hasil perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, emas dan perak. Masing-masing tipe memiliki perhitungannya sendiri-sendiri. Besarannya dan perhitungannya lebih detail lagi. Zakat maal boleh ditunaikan kapan saja diluar Ramadhan asal sudah mencapai haul dan nisabnya. Untuk membahas zakat maal ini perlu waktu khusus lagi atau Anda bisa berkonsultasi dengan lembaga zakat tentang besarannya.

Demikian jawaban singkatnya, mudah-mudahan dapat membantu Anda yang sedang membutuhkan informasi mengenai zakat. Wa’alaykum. [ ]

Buku Muliakan Ibumu 1

Editor: iman

Ilustrasi foto: tibunnews

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

(Visited 2 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment