Mudik Lancar dengan GPS

mudik gps

PERCIKANIMAN.ID- Sejak dulu, ketika manusia berpindah-pindah tempat tinggal (nomaden), mereka telah bernaluri menandai sebuah lokasi atau titik penting yang sekiranya akan berguna suatu hari nanti sehingga mereka bisa kembali ke tempat tersebut. Nah di abad ini, Anda pasti mengenal atau minimal mendegar tentang GPS (Global Positioning System).

GPS adalah sistem radio navigasi dan penentuan posisi menggunakan satelit. Sistem ini mempunyai kelebihan dapat digunakan bersama-sama dalam segala cuaca serta didesain untuk memberikan posisi dan kecepatan tiga dimensi yang teliti plus dapat menyajikan informasi mengenai waktu secara kontinyu di seluruh dunia. Kurang lebih sama dengan yang dilakukan bangsa nomad dulu hanya saja sekarang manusia menggunakan teknologi yang jauh lebih canggih.

donasi perpustakaan masjid

Saat ini, GPS telah banyak digunakan di Indonesia, antara lain untuk kepentingan militer, penanganan bencana, pertambangan, geologi, kelautan, pendidikan dan teknologi transportasi seperti penunjuk arah serta tracker kepada benda bergerak (paket, smartphone, mobil, pesawat, satelit, dll). Secara komersial, alat ini selain dapat membantu pengguna dalam menentukan lokasinya di permukaan bumi, juga dapat merekomendasikan lintasan dari lokasi saat ini hingga tujuan perjalanan, merekam lintasan yang pernah dilalui dan memberikan informasi lokasi fasilitas-fasilitas penting terdekat seperti lokasi penting masjid, ATM, bank, supermarket dsb.

Cara Kerja GPS
Prinsipnya, untuk dapat menggunakan teknologi GPS, kita harus mempunyai perangkat untuk menerima data dari satelit yang disebut GPS receiver. Fungsinya adalah menerima sinyal dari satelit dan melakukan perhitungan atas data-data yang diterima untuk menentukan koordinat sebuah lokasi.

GPS receiver akan menangkap sinyal satelit berupa gelombang mikro yang dipancarkan oleh satelit tersebut. Dari sinyal-sinyal tersebut akan bisa dikalkulasikan lamanya perjalanan dari sebuah satelit saat mengirim kode berupa sinyal dan dikalikan dengan kecepatan cahaya untuk mendapatkan jarak dari receiver dengan satelit. Agar dapat melakukan perhitungan lokasi dengan tepat dan akurat, sebuah GPS receiver harus mendapatkan minimal 3 sinyal dari satelit yang berbeda. Dengan minimal 3 sinyal tersebut GPS receiver bisa menghitung posisi sebuah lokasi pada titik koordinat bujur dan lintang (Latitude dan Longitude) dengan akurat.

Jika mendapatkan sinyal ke-4 dari satelit, GPS receiver akan melakukan perhitungan terhadap ketinggian sebuah lokasi terhadap permukaan laut atau disebut dengan Altitude. Akurasi GPS tidak terlepas dari banyaknya jumlah satelit yang dipakai sebagai penyedia sinyal. Satelit berada pada ketinggian lebih dari 11rb-20rb mil di atas permukaan bumi dan saat ini berjumlah sekitar 28 buah.

Sebentar lagi lebaran, Anda pasti mudik dong? Mudik lebaran merupakan fenomena unik bangsa ini, dimana terjadi perpindahan penduduk bersilaturahim dari daerah satu ketempat lainnya. Dan, teknologi GPS tentu saja menjadi salah satu hal penting pendukung kelancaran mudik, tidak hanya sebagai penunjuk jalan, tapi juga bisa mendeteksi titik kemacetan dan sekaligus memberitahukan tempat-tempat tertentu yang dibutuhkan.

Namun, mendapatkan GPS yang berkualitas cukup menguras kantong, apalagi dana sudah dialokasikan untuk keperluan mudik. Jangan khawatir, saat ini banyak layanan GPS loh. Wah, bagaimana caranya? Bagi para pengguna android, sekarang aplikasi Google Maps sudah dilengkapi dengan sistem navigasi GPS yang menggunakan jaringan internet. Asiknya, GPS ini bisa memberikan bimbingan jalan dengan petunjuk arah dan mendapatkan akses ke peta dunia Google yang komprehensif, akurat, mudah digunakan, di mana pun pengguna berada. Kita juga bisa melihat lokasi sendiri pada peta, juga bisa mencari berbagai tempat yang menarik selama perjalanan, mulai dari tempat ibadah, restoran, cafe, tempat belanja, tempat beristirahat, ATM, sampai SPBU.

Sebagai salah satu fitur Google Maps, Google Maps Navigation (GMN) kini sudah tersedia di Indonesia. Misal untuk perangkat Android silahkan mencoba sendiri aplikasi berikut:
• https://play.google.com/store/apps/details?id=com.google.android.apps.maps
• https://play.google.com/store/apps/details?id=com.google.android.apps.m4b
Aplikasi ini juga memberikan berbagai informasi yang bisa digunakan di jalan, seperti daftar arahan jalan serta berbagai pandangan (view) seperti dari udara untuk membantu mencari dan mencapai tujuan pengguna secepat mungkin.

GPS Mobile
Bagi yang berminat untuk menggunakan GPS yang berbayar dapat juga memilih alat yang disukai sesuai fitur dan kantong kita. Khusus GPS Mobil ada beberapa pertimbangan yang harus kita perhatikan, yakni:

• Cek peta-peta apa saja yang telah di install.
• Perhatikan dengan detail kualitas dari gambar dan sinyal dari GPS.
• Cek apakah cakupan sinyal GPS bisa mencakup seluruh wilayah baik besar maupun yang terkecil, seperti jalanan kecil yang bisa menjadi pilihan alternatif saat jalanan besar mengalami kemacetan atau gangguan yang tak terduga sebelumnya.
• Pastikan GPS tersebut bisa di-update atau memiliki fasilitas untuk meng-update setiap perkembangan teknologi yang terbaru.
• Pastikan sinyal memiliki sensitivitas yang tinggi saat sudah terpasang pada dashboard atau bagian manapun dalam mobil Anda.
• Pilihlah ukuran lebar layar yang ukurannya membuat Anda mudah untuk melihatnya saat mengemudi mobil, selain itu cek juga tingkat kecerahan dan resolusi warna monitornya. Untuk ukuran layar GPS terdapat beberapa pilihan yaitu 3”, 4”, 5”, sampai 7 inci.

Aplikasi GPS Lainnya
Selain aplikasi Googlemap ternyata masih banyak aplikasi GPS lain sebagai pilihan kita, diantaranya:

1. Sygic (http://www.sygic.com)

Aplikasi ini memberikan informasi lokasi dan navigasi melalui panduan suara. Sygic memakai sistem navigasi turn-by-turn yang diperbarui secara berkesinambungan dan tersedia secara gratis dan berbayar. Tampilan 3D yang dipakai aplikasi ini cukup memudahkan penggunanya yang juga membawa informasi lalu lintas secara real time dan menampilkan batas kecepatan laju kendaraan maupun kecepatan kamera. Menariknya, aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk menyimpan informasi peta yang diperlukan agar bisa diakses dalam posisi offline. Aplikasi ini tersedia untuk Android dan iPhone.

2. Wisepilot (http://www.appello.com/apps/wisepilot)
Peta dan navigasi di aplikasi ini dilengkapi dengan berbagai fitur hebat yang mampu membuat penggunanya cukup puas. Fitur unggulan di aplikasi ini adalah penggunanya bisa meminta rute jarak jauh yang dibutuhkannya secara online. Navigasi dengan suara juga disediakan di Wisepilot. Tampilan 3D di seluruh dunia, live traffic dan kontrol kecepatan kamera maupun batas kecepatan lokasi ada juga di aplikasi navigasi ini. Fitur unggulan lain di aplikasi ini adalah kemampuan merekomendasikan public area terdekat yang diperlukan. Penggunanya bahkan bisa berbagi tempat yang didatanginya ke akun jejaring sosial. Aplikasi ini tersedia untuk semua platform mobile.

3. Waze (www.waze.com)
Layanan berbasis komunitas ini bernama Waze. Perusahaan pembuatnya mengaku melakukan pembaruan informasi dari aplikasinya secara real-time berdasarkan status dan kabar yang di-post para pengemudi yang memakai aplikasinya. Serunya, aplikasi ini pun akan mengabarkan saat ada polisi, kemacetan maupun kondisi lain yang bisa menghambat perjalanan. Seperti aplikasi navigasi lainnya, Waze juga memberikan panduan navigasi suara, tampilan 3D dan informasi lokasi public area yang lazim diperlukan pengguna jalan. Aplikasi ini tersedia secara gratis untuk semua pengguna.

4. LewatMana (lewatmana.com)
Situs Komunitas Penguna Jalan, LewatMana.com hadir dengan tujuan untuk menghadirkan informasi terkini kepada penguna jalan dengan harapan dapat membantu merencanakan perjalanan dengan lebih efektif dan efisien. Berdasarkan data SADE Research Institute UI, kemacetan di Jakarta saja sudah mengakibatkan kerugian trilliunan rupiah setiap tahunnya. Belum lagi kerusakan lingkungan akibat polusi, pemanasan global dan kerugian moril maupun emosional akibat stress, kesal, lelah. Semuanya ini menurunkan efektivitas kerja dan dapat mengurangi kualitas hidup. Itulah ide awal layanan Lewatmana, sangat menarik bukan?

Nah, apakah dengan GPS akan menyelesaikan semua problem perjalanan kita? Tentu tidak. Setidaknya kita perlu memahami tentang mitosnya berikut ini.

1. Dengan GPS kita harus membayar / berlangganan.
Untuk fungsi fungsi dasar hal yang mendasar, hal yang harus kita bayar adalah membeli GPS. Jika menginginkan feature tambahan, beberapa provider menyediakan service tambahan tersebut dengan cara berlangganan atau membeli.

2. Dengan GPS kita tidak akan tersesat.
Ya dan tidak. Benar dengan GPS kita dapat mengetahui posisi kita berada, tetapi hal ini bukan berarti kita otomatis tahu harus melewati mana ke suatu tempat, kecuali kita sudah pernah melewatinya dan menyimpannya sebagai file/titik referensi.

3. Dengan GPS kita selalu tahu dimana kita berada dengan tepat
Penghitungan posisi tergantung dari banyak faktor diantaranya yaitu jenis GPS dan juga jenis metode akuisisi data, konstelasi satelit GPS, dan jumlah satelit GPS “in view” dan Environment di tempat penerima satelit GPS (tanah lapang, banyak gedung, canopy pohon, basement, dll.)

4. Dengan GPS kita akan mengetahui segalanya.
GPS hanya MENCATAT posisi kita saja. Jika kita ingin menyimpan atribut/data lain sekitar posisi tersebut, kita harus melakukan pencatatan lagi, entah secara manual atau dengan bantuan “data recorder” lainnya.
Semoga adanya teknologi GPS dapat memudahkan upaya ibadah kita, melancarkan perjalanan mudik dan kembali lagi dengan aman dan menyenangkan. Amin

Penulis : Yudha Yudhanto

(Visited 2 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment