I’tikaf, Haruskah 24 Jam?

itikaf

Assalamu’alaykum. Pak Ustadz mau tanya bagaimana cara i’tikaf yang dicontohkan oleh Nabi? Apakah Nabi melakukannya dengan tinggal 10 hari di masjid selama 24 jam? Berhubung saya adalah seorang karyawan yang siang harinya mesti bekerja. Mohon penjelasannya Pak Ustadz. ( Rio by email)
Wa’alaykumsalam Wr.Wb.

 

 

Iya Pak Rio dan pembaca sekalian, saat ini kita telah memasuki pada 10 hari yang kedua dan sebentar lagi kita akan memasuki 10 hari ketiga. Pada 1o hari yang ketiga ini ada yang disebut dengan malam Lailatul Qadhar khususnya malam-malam ganjilnya. Selain itu ada ibadah sunnah yang sangat dianjurkan dalam memasuki 10 hari terakhir ini yakni i’tikaf di masjid.

 

I’tikaf artinya habsunnafsi filmasjid, menahan atau memenjarakan diri di dalam masjid. Namun, tidak semua orang yang berada di dalam masjid berarti sedang i’tikaf. Karena, i’tikaf itu harus disertai niat dalam hati untuk memantapkan diri melaksanakan i’tikaf. Ketika Anda sudah berniat dalam hati untuk beri’tikaf, wajib bagi Anda untuk mengikuti aturan i’tikaf, yaitu, tidak boleh keluar masjid kecuali ada hal-hal yang hanya bisa dilakukan di luar masjid. Misalnya, ke toilet, mandi, atau wudu. Bahkan, makan dan menerima tamu pun harus dilakukan di dalam masjid.

 

Buku Sudah Benarkah Shalatku 1
Bagi Anda yang seorang karyawan, tentu idealnya Anda harus cuti dahulu jika ingin melakukan i’tikaf. Namun, i’tikaf itu tidak harus 10 hari penuh. Jika Anda hanya bisa i’tikaf selama 1 atau 2 hari, itu tidak menjadi masalah. Walaupun memang i’tikaf yang paling baik adalah di 10 hari terakhir bulan ramadhan. Lalu, selama beri’tikaf, Anda harus melakukan hal-hal yang berisi kebaikan, seperti, membaca Al-Quran, membaca buku, atau mengerjakan pekerjaan kantor Anda misalnya. Yang penting, Anda mengerjakan sesuatu yang bernuansa ibadah. Selain itu, hal yang perlu diingat adalah bahwa i’tikaf itu hukumnya sunnah muakad. Jadi, Anda tidak boleh mengesampingkan yang wajib dan memprioritaskan i’tikaf. Wallahu a’lam. [ ]

BACA JUGA  Cara Mengisi Kegiatan Hari Raya Idul Fitri

 

Editor: iman

Ilustrasi foto: pixabay

Sampaikan pertanyaan Anda melalui alamat email [email protected]  atau melalui i Fans Page Facebook Ustadz Aam Amiruddin di link berikut ini : https://www.facebook.com/UstadzAam/ .

(Visited 1 times, 4 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment