Gelar Aksi Damai, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Islam Jabar Kritisi Kebijakan Pemerintah

2

 

PERCIKANIMAN.ID – – Seratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Islam Jawa Barat melakukan orasi di depan Gedung Sate Kota Bandung, Senin (22/5/2017). Para orator menyoroti beberapa kebijakan pemerintah yang dinilai tidak lagi memihak pada kepentingan rakyat.

“Disaat harga sembako belum stabil, pemerintah malah menaikan harga listrik tanpa alasan yang masuk akal, rezim ini jelas sudah tidak lagi memihak kepada rakyat,”ujar salah satu mahasiswa dihadapan teman-temannya.

Al Muasir 1

Para pemuda dan mahasiswa ini juga mengkritisi upaya pemerintah yang terindikasi melakukan kriminalisasi terhadap para ulama dan aktivis Islam serta ormas Islam yang melakukan sikap kritis. Diakhir aksinya mereka membacakan pernyataan sikapnya sebagai berikut:

  1. Menuntut pemerintah untuk menghentikan upaya kriminalisasi terhadap Ulama, Aktivis Islam dan Gerakan Dakwah Islam.
  2. Menolak rencana pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan Ormas Islam lainnya.
  3. Meminta kepada pemerintah untuk instropeksi atas kebijakan-kebijakan neoliberal yang menyengsarakan rakyat dan diskriminasi yang dilakukan terhadap Ummat Islam, justru hal tersebutlah yang menjadi pemecah-belah Indonesia.
  4. Menuntut kepada pemerintah untuk membebaskan para ulama dan aktivis Islam yang ditahan dengan tuduhan yang mengada-ada serta menghentikan proses hukum yang direkayasa terhadap para ulama.
  5. Menyerukan kepada masyarakat untuk turut berjuang bersama pemuda dan mahasiswa Islam melawan setiap kezhaliman dan kesewenang-wenangan rezim terhadap ummat Islam, Ulama kaum muslimin dan gerakan dakwah Islam serta menolak lahirnya rezim represif anti-Islam.

Selain orasi para peserta aksi juga membentengkan spanduk dan poster yang intinya mengecam kebijakan pemerintah yang dianggap otoriter. [ ]

 

 

Rep: iman

donasi perpustakaan masjid

Editor: candra

Foto: iman

(Visited 2 times, 1 visits today)

REKOMENDASI

Leave a Comment